Driver Ojol Tewas di Rusun

4 Fakta Drivel Ojol Wanita Tewas Bersimbah Darah di Rusun Cakung: 2 Kali Menjerit, Kamar Berantakan

Penulis: Erik Sinaga 2
Editor: Rr Dewi Kartika H
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jasad Rieke Andrianti (43) yang tertutup karpet di kamar unitnya Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, Jumat (9/11/2019)

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG- Rusun Griya Tipar Cakung, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur digegerkan tewasnya seorang penghuni rusun.

Rieke Andrianti (43) ditemukan tewas dalam keadaan yang mengenaskan. Dia tewas ditutupi karpet dan di tubuhnya terdapat bekas penganiayaan.

Simak rangkuman TribunJakarta:

1. Tewas bersimbah darah

Rieke Andrianti (43) ditemukan tewas bersimbah darah di unit Rusun Griya Tipar Cakung lantai 5 nomor 17 sewaannya, Kelurahan Cakung Barat, Cakung pada Jumat (8/11/2019).

Saat ditemukan sekira pukul 20.30 WIB, tetangga korban, Lucky Dwi Utama (20) mengatakan jasad Rieke tergeletak di bagian kamar dalam posisi tertutup karpet dan bantal.

"Badannya itu tertutup karpet sama bantal, bagian badan yang kelihatan cuman betisnya saja. Dekat jasad ada darah berceceran," kata Lucky di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Lantaran tertutup tikar, dia tak dapat memastikan apakah terdapat luka pada jasad pegawai travel umrah yang nyambi jadi pengemudi ojek online itu.

2. Kamar berantakan

Garis polisi yang terpasang dekat unit yang dihuni Rieke Andrianti (43) di Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, Jumat (9/11/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Lucky menuturkan kondisi unit yang sudah ditempati Rieke sejak tahun 2013 itu tampak berantakan layaknya jadi tempat perkelahian.

"Kamarnya berantakan, pintu kamar juga terkunci. Makannya anak korban minta tolong saya untuk buka jendela, jadi buka pintunya lewat jendela," ujarnya.

Lucky yang tinggal tepat di seberang unit Rieke sendiri mengaku tak mendengar adanya keributan hingga jasad ditemukan.

Selama jadi penghuni Rusun Griya Tipar Cakung Rieke juga dikenal tak memiliki masalah dengan penghuni lainnya.

"Saya tahunya koe punya dua anak, tapi anaknya tinggal sama nenek mereka. Korban selama ini tinggal sendiri, orangnya ya biasa saja," tuturnya.

Pantauan TribunJakarta.com, jasad Rieke baru dibawa keluar dari unitnya sekira pukul 02.48 WIB oleh petugas Dinas Kehutanan DKI Jakarta.

Menggunakan mobil ambulans Dinas Kehutanan DKI berpelat B 7397 PHX jasad Rieke dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

3. Tetangga dengar jeritan

Jasad Rieke Andrianti (43) saat dibawa petugas Dinas Kehutanan DKI ke mobil jenazah di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Penghuni Rusun Griya Tipar Cakung, RT 10/RW 10 Kelurahan Cakung Barat sempat mendengar jerit Rieke Andrianti (43) yang ditemukan tewas bersimbah darah di unitnya.

Ketua RT 10 Ricko Oppier (45) mengatakan warganya yang tinggal di lantai 5 mendengar jerit Rieke dari unit sewaan korban pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

"Memang keterangan dari warga jam tiga pagi korban teriak, teriaknya kencang. Sekitar dua kali lah teriak, habis itu suaranya hilang," kata Ricko di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Meski jeritam tersebut nyaring, tak ada tetangga Rieke yang memastikan sebab Rieke berteriak karena masih tidur.

"Dikira warga ya cuman teriak karena ada apa, makanya enggak ada yang cek. Kita juga baru tahu kalau sudah meninggal pas anaknya datang sekitar jam setengah sembilan malam," ujarnya.

Pada Kamis (7/11/2019) jelang tengah malam, Rieke sempat berbincang dengan penghuni Rusun Griya Tipar Cakung lainnya.

Namun Ricko menyebut warganya tak melihat adanya orang yang masuk ke unit yang disewa Rieke dengan kisaran harga Rp 150 ribu per bulan itu.

"Enggak ada warga yang lihat orang masuk ke unit dia (Rieke), tadi sempat dilihat dari CCTV tapi enggak terlihat apa-apa. Kalau di lantai ini cuman ada satu CCTV," tuturnya.

Saat ditemukan anaknya, Usamah Nur Muhammad (18), jasad Rieke yang tinggal seorang diri dalam kondisi bersimbah darah tertutup karpet dan bantal.

Usamah hendak menemui sang ibu usai dihubungi perusahaan tempat Rieke bekerja karena tak masuk tanpa memberitahukan keterangan.

4. Polisi temukan bekas penganiayaan

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo saat memberi keterangan di Rusun Griya Tipar Cakung, Sabtu (9/11/2019) (TribunJakarta/Bima Putra)

Rieke Andrianti (43), pegawai Travel Umrah yang nyambi jadi pengemudi ojek online dipastikan dianiaya sebelum ditemukan tewas pada Jumat (8/11/019).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi mendapati sejumlah luka akibat penganiayaan pada jasad Rieke.

"Untuk kondisi jenazah ada beberapa luka di bagian badan, di kepala, punggung, kemudian luka tusuk pada bagian perut," kata Hery di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Namun selain luka di bagian perut, dia belum dapat memastikan luka pada bagian lain akibat hantaman benda tumpul atau senjata tajam.

Hery menuturkan perlu proses autopsi untuk memastikan jenis luka yang diderita penghuni Rusun Griya Tipar Cakung lantai 5 unit nomor 17, Kelurahan Cakung Barat itu.

"Kita belum bisa pastikan, nanti kita akan lakukan visum dan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. Berikut nanti akan diperkirakan kapan waktunya yang bersangkutan meninggal dunia," ujarnya.

Fuzhou Open 2019: Ahsan/Hendra Kalah, Marcus/Kevin Tetap Menjadi Nomor 1 Dunia Sejak September 2017

Putra Ibas Beberkan Kesaksian Bertemu Ani Yudhoyono di Mimpi, Menantu SBY: Memo Ada di Taman Bunga

Mau Daftar Paket OMG! Telkomsel? Begini Caranya, Bisa untuk Streaming Youtube dan Medsos Lainnya

Jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur pun sudah meminta keterangan sejumlah warga yang saat korban ditemukan pukul 20.30 WIB berada di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan awal dan kondisi jasad, Hery membenarkan bila Rieke yang jasadnya pertama ditemukan sang anak, Usamah Nur Muhammad (18) korban pembunuhan.

Pasalnya saat jasad ditemukan di bagian kamar unit sewaannya, Rieke dalam kondisi bersimbah darah dengan tubuh tertutup karpet dan bantal.

"Diperkirakan korban pembunuhan. Sekarang masih tahap penyelidikan anggota masih bekerja untuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti," tuturnya.

Jasad Rieke dibawa keluar dari unitnya sekira pukul 02.48 WIB oleh petugas Dinas Kehutanan Pemprov DKI ke RS Polri Kramat Jati guna menjalani autopsi. (Bima Putra/TribunJakarta)

Berita Terkini