TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok asisten rumah tangga (ART) Ciputra, Tino mengisahkan pengalamannya selama bekerja 17 tahun di rumah bos properti itu.
Tino telah bekerja 17 tahun di rumah yang berlokasi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kepergian Ciputra selama-lamanya membuat Tino turut bersedih.
TONTON JUGA:
Terlebih jika mengenang sikap Ciputra dalam keseharian kepada pegawainya.
"Yang jelas Bapak (red: Ciputra) sangat baik. Dia tak membedakan dan sangat ramah tamah ke pegawainya, sangat baik," ujar Tino.
Lebih lanjut, Tino menuturkan kebaikan Ciputra yang kerap dilakukannya kepadanya dan pekerja lainnya yakni nasihat.
• Mulai Karier di BUMD DKI hingga Harta Rp 18,20 Triliun, Ini Kerajaan Ciputra Merambah Sampai China
Tino mengaku, banyak sekali nasihat Ciputra yang membuat mereka bekerja menjadi lebih baik.
"Nasihat dia yang jelas kalau kita melakukan sesuatu pekerjaan tapi tidak pas, kita harus ulangi pekerjaan itu hingga betul."
"Misalkan suatu kesalahan, kasih teguran, kamu harus kerjakan sampai betul," tutur Tino.
Selain itu, Tino memaparkan bahwa Ciputra membagikan kunci kesuksesan bekerja dengan sikap disiplin.
"Sangat menerapkan disiplin. Bagian tukang kebun kamu harus disiplin, bagian satpam juga harus tertib ngaturnya," imbuh Tino.
• Punya Koleksi Jam Tangan Rp 667 Juta, Terungkap Agnez Mo Penyuka Makanan Sederhana Indonesia Ini
Meski demikian, Tino juga menyatakan bahwa Ciputra kerap bertegur sapa dan berbicara kepada para pegawai rumah tangganya.
Dengan berbagai perlakuan Ciputra, Tino merasa nyaman bekerja kepadanya sampai 17 tahun.
"Makanya pekerja di sini betah betah, ada yang 20 tahun ada yang 30 tahun. Mereka tidak satu pun yang merasa mengeluh, jadi semua yang datang bekerja ke sini merasa nyaman," tutur Tino.
Diberitakan sebelumnya, pendiri perusahaan Ciputra Grup, Ir Ciputra, akan disemayamkan di Ciputra Artpreneur, Ciputra World 1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Hal itu dikatakan seorang kepercayaan keluarga Ciputra bernama Irwan.
• Punya Harta Capai Rp430 Miliar Sejak Berkarier Usia 6 Tahun, Intip Sumber Kekayaan Agnez Mo
"Nanti (jenazah Ciputra) disemayamka di Ciputra Artpreneur," kata Irwan kepada wartawan di kediaman Ciputra di Jalan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).
Menurut Irwan, keputusan menyemayamkan jenazah di Ciputra Artpreneur adalah keputusan bersama dari pihak keluarga.
"Iya sudah fix di sana, itu dari keputusan keluarga," ujarnya.
"Paling cepat jam 21.00 tiba di Jakarta dari Singapura. Saya nggak tahu sampai di Ciputra Artpreneur jam berapa," tambah dia.
Pemilik perusahaan Ciputra Grup, Ir Ciputra atau Tjie Tjin Hoan, meninggal dunia.
• Berkarier Sejak Usia Belia, Intip Transformasi Penampilan Agnez Mo dari Masa Kecil hingga Terkini
Ia dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (27/11/2019) sekitar pukul 01.05 waktu Singapura.
Kediaman Ciputra di Jalan Bukit Golf Utama, Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tampak dijaga ketat.
Pantauan TribunJakarta.com, terdapat belasan orang yang berjaga di depan rumah Ciputra.
Mereka terdiri dari petugas keamanan kawasan perumahan dan sejumlah anggota kepolisian.
Menteri Keuangan Sri Mulyani sedih kehilangan Ciputra
Menteri Keuangan Sri Mulyani tampak murung saat mengetahui kabar Tjie Tjin Hoan alias Ciputra telah meninggal dunia.
Meninggalnya pengusaha properti ternama yang juga founder Ciputra Group itu tentu membawa duka mendalam.
Tak hanya untuk perusahaan Ciputra Group, tetapi duka tersebut juga dirasakan oleh sejumlah pihak.
Satu di antaranya yang turut merasakan duka mendalam adalah Sri Mulyani.
Sri Mulyani mengungkapkan kesedihannya saat mendengar kabar tersebut.
• BREAKING NEWS Ciputra, Pengusaha Properti dan Founder Ciputra Group Meninggal Dunia di Singapura
Saat mendapat kabar tersebut, Menteri Keuangan itu tampak memperlihatkan wajah murung.
Melansir Kompas.com, ia mengaku sangat sedih atas kabar meninggalnya Ciputra.
"Saya baru dengar. So sad. Sedih banget ya," kata Sri Mulyani seusai memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (27/11/2019).
Dalam ingatannya, Ia mengenang Ciputra adalah seorang tokoh yang berkomitmen terhadap lingkungan saat menggarap proyek tertentu.
Tak jarang, Ciputra juga memperlihatkan jiwa seni dalam setiap bangunan.
"Pak Ciputra kalau buat saya pribadi, untuk membangun permukiman selalu dengan suatu passion, tidak sekadar profit. Tapi dia juga komitmen terhadap lingkungan, detail saya lihat di beberapa tempat saya lihat kecintaan terhadap seni," ucap Sri Mulyani.
Dia pun mengaku kehilangan tokoh dengan pemikiran cemerlang itu.
Sebab, dia sangat mengagumi sosok Ciputra meski sudah jarang bertemu.
"Saya rasa kita kehilangan seorang tokoh yang memiliki pemikiran bagaimana bisa create bisnis tapi pada saat yang sama dia memanusiakan ciptaannya itu. Saya sudah lama sekali sudah enggak ketemu. Tapi ada beberapa event di mana kita bersama. Tapi saya banyak mengagumi hasil karyanya," katanya.
• Founder Ciputra Grup Meninggal Dunia, Kediamannya di Pondok Indah Dijaga Petugas
Diwartakan sebelumnya pengusaha properti terkenal Tjie Tjin Hoan atau yang akrab disapa Ciputra telah meninggal dunia pada Rabu (27/11/2019).
melansir kompas.com, kabarnya Ciputra meninggal dunia di Singapura pada pukul 01.05 waktu setempat.
"Telah meninggal dunia dengan tenang, Bapak Ir Ciputra, Chairman dan Founder Ciputra Group di Singapore pada tanggal 27 November 2019 pukul 01.05 waktu Singapore. Kami keluarga besar Ciputra Group mengucapkan turut berduka yang mendalam dan mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini," demikian pesan singkat dari Rina Ciputra Sastrawinata yang merupakan anak pertama Ciputra.
Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani juga mengonfirmasi kabar duka tersebut saat dihubungi Kompas.com.
Haryadi mengatakan sudah sempat bicara dengan keluarga Ciputra ihwal kabar duka itu.
(tribunjakarta/kompas)