Timnas

Selain Shin Tae-yong dan Luis Milla, PSSI Bisa Lirik Eks Pelatih Persija Besut Timnas Indonesia

Penulis: Suharno
Editor: Suharno
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Shin Tae-yong (kiri) dan Luis Milla (kanan)

TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah Shin Tae-yong, PSSI telah bertemu dengan Luis Milla untuk memilih pelatih Timnas Indonesia.

Namun, ada satu nama pelatih yang kemungkinan menjadi kandidat pelatih Timnas Indonesia selain Shin Tae-yong dan Luis Milla.

Sosok tersebut yakni Pelatih Bali United, Stefano Cugurra yang mengaku siap jika PSSI tertarik merekrut dirinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

PSSI telah melakukan pertemuan dengan dua kandidat pelatih timnas Indonesia, yakni Shin Tae-yong dan Luis Milla.

Keduanya juga sudah memaparkan program yang mereka miliki jika diberi kepercayaan melatih skuad Garuda.

Kabar terbaru menyatakan bahwa PSSI merasa kurang puas dengan hasil presentasi Luis Milla dan menilai Shin Tae-yong jauh lebih siap menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Akan tetapi saat ini Shin Tae-yong juga dikabarkan sudah menolak tawaran PSSI dan sedang melakukan negosiasi dengan klub asal China.

Dilansir dari Tribun Bali, muncul satu lagi nama yang diisukan masuk dalam bursa calon pelatih timnas Indonesia.

Pelatih yang dimaksud adalah arsitek Bali United saat ini, Stefano Cugurra.

Juru taktik yang akrab disapa Teco tersebut dianggap cocok menangani timnas setelah melihat prestasinya yang berhasil membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018 dan sedikit lagi membawa Bali United menjuarai Liga 1 2019.

Ketika ditanya perihal peluang menukangi timnas Indonesia, Teco mengaku sangat siap jika harus mengemban tugas tersebut.

"Saya pasti siap (ke timnas Indonesia), karena saya sudah kerja tiga tahun sebagai pelatih kepala di dua klub berbeda, Bali United dan Persija," ucap Teco tegas pada Jumat (29/11/2019).

Menurut Teco, dirinya sudah memahami karakter semua pemain Indonesia yang pernah tampil di Liga 1.

Klaim itu datang dari pengalaman yang dimiliki pelatih yang sudah memulai kariernya di dunia sepak bola nasional sejak 2003.

Jelang Timnas U-23 Indonesia Vs Vietnam di Sea Games 2019, Shin Tae-yong Tolak Tawaran PSSI?

Saat itu Teco masih menjabat sebagai pelatih fisik di Persebaya Surabaya mendampingi Jacksen F Tiago.

"Saya tahu benar semua pemain yang ada dalam Liga 1 Indonesia, saya sudah paham semua pemain," kata Teco.

"Sejak awal karier sebagai pelatih fisik, lima tahun saya di Persebaya Surabaya dan bisa tiga kali juara di sana," tutur Teco menambahkan.

Teco lantas menyebutkan salah satu keunggulan yang dinilai bisa membantu karier kepelatihannya di Tanah Air.

Stefano Cugurra alias Teco saat masih menjadi Pelatih Persija Jakarta. (Dokumentasi Persija)

Menurut Teco, kemampuannya dalam berbahasa Indonesia dapat membantunya berkomunikasi dengan pemain sehingga strategi yang diharapkan bisa lebih mudah dipraktikkan.

"Saya bisa belajar Bahasa Indonesia di sana (Persebaya), untuk komunikasi lancar dengan semua pemain," kata Teco menandaskan.

Sedikit lagi Teco akan menjadi pelatih pertama yang berhasil meraih gelar juara Liga 1 secara back to back sejak format baru pada 2017.

Bali United hanya membutuhkan hasil imbang atau satu poin lagi untuk mengunci gelar juara Liga 1 2019.

Sedangkan Teco sudah pernah menjuarai Liga 1 pada musim 2018 bersama Persija Jakarta.

Bali United Selebrasi Juara Liga 1 2019, Sudah Pasti Juara? Setengah Lusin Gol di Segiri Jawabannya

Larangan PSSI Untuk Luis Milla

PSSI memberikan larangan bagi Luis Milla untuk menunjuk asistennya sendiri jika terpilih menjadi pelatih timnas Indonesia.

Luis Milla telah melakukan pertemuan dengan PSSI di Manila, Filipina, pada Jumat (29/11/2019) malam.

Dalam pertemuan itu, Luis Milla telah mempresentasikan program yang dimilikinya sebagai calon pelatih timnas Indonesia.

Seusai pertemuan, pihak PSSI mengeluarkan satu larangan bagi Luis Milla jika nantinya pelatih asal Spanyol tersebut kembali terpilih sebagai pelatih timnas Indonesia.

PSSI meminta Luis Milla untuk tidak menunjuk asistennya sendiri tanpa persetujuan dari PSSI.

Pasalnya, ketika menukangi skuad Garuda pada 2017-2018, Luis selalu menentukan asistennya sendiri tanpa melalui persetujuan atau rekomendasi dari PSSI.

"Tim kepelatihannya harus melalui persetujuan PSSI atau paling tidak kami yang menawarkan," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri, seperti dilansir dari Bolasport.com.

"Selama ini, kan, dia yang menentukan dengan siapa, dengan siapa," ujarnya menambahkan.

Menurut Cucu, kebijakan tersebut diambil PSSI untuk memberi kesempatan yang lebih luas bagi pelatih-pelatih lokal yang disiapkan PSSI untuk berkiprah di timnas Indonesia.

Harapannya, para pelatih tersebut dapat menyerap ilmu dan pengalaman lebih yang dapat membantu mengembangkan kualitasnya di masa depan.

"Sehingga nantinya di sana ada transfer ilmu," kata Cucu singkat.

Terkait hal tersebut, Luis Milla mengaku belum memiliki gambaran tentang siapa yang akan menjadi asistennya bila dia dipercaya untuk kembali duduk di kursi pelatih timnas Indonesia.

Akan tetapi jika kesempatan itu benar-benar datang, mantan pemain Barcelona tersebut ingin membawa tiga orang yang dulu pernah bekerja sama dengannya.

Luis Milla tidak menyebut nama-nama yang pernah bekerja dengannya secara spesifik.

Namun kala membesut timnas Indonesia pada 2017-2018, dia sempat dibantu oleh Eduardo Perez, Miguel Gandia, Julio Banuelos, dan Bima Sakti.

"Saya mau bekerja dengan orang-orang yang saya percaya," tutur Luis Milla.

BERLANGSUNG Live Streaming PUBG Mobile PMCO Fall Split Global Final, Bigetron RA Pimpin Klasemen

Shin Tae-yong Tolak Tawaran PSSI

Jelang laga Timnas U-23 Indonesia menghadapi Vietnam di cabang sepak bola Sea Games 2019, ada kabar dari calon pelatih Timnas senior, Shin Tae-yong.

Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Vietnam pada laga ketiga Grup B sepak bola putra SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (1/12/2019).

Di Sea Games 2019, Timnas U-23 Indonesia berada di grup B bersama dengan Thailand, Singapura, Vietnam, dan Laos.

Lanjutan laga penyisihan grup, Egy Maulana dkk Timnas U-23 Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam.

Di tengah persiapan Timnas U-23 Indonesia, teka-teka siapa pelatih Indonesia masih belum terjawab, meski PSSI telah melakukan pertemuan dengan dua kandidat, yakni Shin Tae-yong dan Luis Milla.

Sementara itu, Shin Tae-yong diketahui juga melakukan penjajakan dengan China.

Kini, berhembus kabar, Shin Tae-yong resmi menolak tawaran Timnas Indonesia.

Pemberitaan media China soal Shin Tae-yong. Media China mengabarkan Shin Tae-yong menolak tawaran melatih Timnas Indonesia. (WEIBO.COM/KOREANSOCCERNEWS)

Media asal China mengklaim bahwa pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong menolak tawaran melatih Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong merupakan mantan pelatih timnas Korea Selatan yang menjadi salah satu kandidat pelatih baru Timnas Indonesia.

Pada tanggal 19 November 2019, Shin Tae-yong sudah memenuhi panggilan PSSI di Malaysia untuk presentasi program.

Shin Tae-yong datang bersama timnya untuk menjelaskan beberapa program kepelatihan dan target untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Presentasi calon pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, di depan Ketua Umum PSSI dan jajaran pengurus di Kuala Lumpur, Malaysia 19 November 2019.

Namun, berdasarkan kabar terbaru, Shin Tae-yong akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran timnas Indonesia.

Kabar tersebut diberitakan oleh oleh salah satu Media asal China, Axtoutiao.

Media tersebut menyebut bahwa Shin Tae-yong akhirnya menolak tawaran untuk melatih timnas Indonesia.

"Shin Tae-yong secara resmi menolak tawaran untuk melatih timnas Indonesia. Berdasarkan seorang sumber, Shin akan diskusi kontrak dengan klub China," tulis Axtoutiao.

Sejumlah kabar di China memang mengatakan bahwa Shin Tae-yong tengah negosiasi dengan salah satu kontestan Chinese Super League.

Shin Tae-yong dilaporkan telah tiba di China pada Kamis (28/11/2019) untuk negosiasi dengan salah satu klub dari China bagian selatan.

Sejumlah fan meyakini bahwa Shin Tae-yong bakal melatih salah satu klub kaya China, Jiangsu Suning, untuk menggantikan Cosmin Olariou yang santer dikabarkan akan mengisi posisi pelatih timnas China.

Bagaimanapun, tidak dijelaskan secara pasti klub mana yang sedang negosiasi dengan pelatih berusia 50 tahun itu.

Andai memang negosiasi menemui kesepakatan, Shin Tae-yong akan mulai melatih pada musim 2020. 

Sementara itu, PSSI menyebutkan dari presentasi kedua kandidat pelatih Timnas Indonesia, yakni Luis Milla dan Shin Tae-yong, menurut penilaian PSSI, Shin Tae-yong lebih siap.

Penilaian PSSI

Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri membandingkan kesiapan dua kandidat pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Luis Milla. 

Kedua calon pelatih itu telah melakukan presentasi di depan delegasi PSSI dalam waktu terpisah.

Shin Tae-yong telah lebih dulu memenuhi undangan PSSI untuk menjalani presentasi di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (19/11/2019).

Sedangkan Luis Milla baru saja pada Jumat (29/11/2019) melakukan pertemuan dengan PSSI.

Setelah melihat dua presentasi yang disampaikan oleh kedua calon pelatih, wakil ketua umum PSSI, Cucu Soemantri menilai pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong lebih siap untuk menangani timnas Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri), bersama calon pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI)

"Saya melihat Shin Tae-yong lebih siap. Kalau Luis Milla agak ragu-ragu, padahal Shin Tae-yong belum pernah menangani timnas Indonesia," ujar Cucu Soemantri seperti dikutip dari BolaSport.com.

Lebih lanjut, Cucu Soemantri menilai Luis Milla hanya memaparkan presentasi seperti yang sudah dilakukannya ssat melatih timnas Indonesia pada 2017 lalu.

Cucu Soemantri juga merasa jawaban yang dberikan Luis Milla saat ditarget juara Piala AFF 2020 tidak membuat PSSI puas.

"Tidak ada hal baru yang ditawarkan oleh Luis Milla karena dia hanya menyampaikan road map yang sudah pernah dilakukannya," ujar Cucu Soemantri.

"Ternyata ketika ditanyakan demikian (juara Piala AFF 2020), dia (Luis Milla) boleh dikatakan tidak sanggup," tambahnya.

Pertemuan PSSI dengan Luis Milla berlangsung selama dua jam.

Secara garis besar PSSI tidak puas dengan pemapaaran pelatih Asal Spanyol itu.

Namun demikian, PSSI masih akan mempertimbangkan dan membandingkan dari masing-masing proposal pelatih.

Berita Terkini