Kanal

Sempat Rayakan Imlek & Minta Foto Bareng Keluarga, Pasutri Ini Tewas Terbakar di Rumahnya

Kondisi rumah korban saat api masih membesar, Minggu, (26/1/2020). - Tribun Medan/Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUNJAKARTA.COM - Pasangan suami istri (pasutri) yang menjadi korban kebakaran di rumahnya yang berada di Jln Cokroaminoto Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubu Pakam Kabupaten Deliserdang tewas karena terjebak di dalam rumah Minggu, (26/1/2020). 

Anak korban, Bibi mengaku sangat terpukul atas kepergian orangtuanya ini.

Ia tidak menyangka kalau Imlek tahun ini adalah Imlek terakhir bagi kedua orangtuanya.

Ia mengaku sama sekali tidak memiliki firasat apapun atas kematian orangtuanya ini.

"Kemarin kami merayakan Imlek bersama di rumah orangtua. Rumah yang terbakar ini sebenarnya rumah kakak saya tapi sudah sekitar dua tahun ditempati sama orangtua. Kemarin kami ngumpul di rumah orang tua yang ada di simpang tangsi Lubukpakam," ujar Bibi saat diwawancarai di lokasi persemayaman orangtuanya di Yayasan Sosial Budi Mulia Bakaran Batu Lubukpakam.

Ia menyebut saat perayaan Imlek kemarin bapaknya, Bunkim (64) memang tidak seperti biasanya.

Jika selama ini bapaknya itu paling malas untuk diajak berfoto bersama namun pada saat itu kebalikannya bapaknya lah yang meminta foto bersamanya.

"Enggak ada gelagat aneh cuma itu saja lah dia minta foto sama saya dan anak saya. Dibilang bapak foto dulu kita hari ini (kemarin). Dibilangnya lega kali aku kalau foto sama mu. Kalau mamak (Ana) sih biasa saja enggak ada firasat apapun saya,"ucap Bibi menirukan apa yang disebutkan bapaknya saat itu.

Bibi tampak lebih tegar dibanding saudara-saudaranya.

Saat itu tangisan histeris keluarga dan kerabat terdengar berulang kali di tempat persemayaman.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Siti Nawiroh
Sumber: Tribun Medan

Video BCL Menangis di Pusara Ashraf Sinclair, Sang Ayah: Bunga, Terima Kasih Mencintai Anak Saya

Berita Populer