Banjir di Tangerang

Warga Tangerang Frustrasi Pasang Iklan 'Rumah ini dijual, Dijamin Bebas Banjir Kalau Kagak Hujan'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Banjir sudah empat hari merendam perumahan Garden City Residence Periuk Kota Tangerang. Foto diambil pada Rabu (26/2/2020).

Tulisan itu terpampang di depan rumah di dekat pagar yang terlihat sudah tidak ada lagi penghuni di dalamnya.

Kami Sudah Lelah Tulisan-tulisan itu adalah suara hati para warga Garden City Tangerang yang berkali-kali menjadi korban banjir.

Harta benda hingga tenaga terkuras karena banjir bertubi-tubi datang menerjang.

"Kami sudah lelah, lelah lahir batin istilahnya," kata Tumai.

Wanita berusia 60 tahun itu kini harus tidur di pengungsian karena air masih merendam rumahnya.

Bukannya wanita paruh baya ini rajin mengeluh, tapi memang kenyataannya begitu.

Kata dia, air hujan yang masuk ke rumahnya secara tiba-tiba pada Minggu (23/2/2020) dini hari merendam semuanya.

Termasuk, kasurnya yang baru saja dia beli pasca banjir awal Februari lalu. Harta bendanya kini hanya bersisa koper hitam berisi baju-baju kerja anaknya, tak ada lagi yang lain.

Saya pikir, bagaimana besok Senin anak saya kerja itu saja. Baju saya enggak ada, surat-surat (berharga) juga basah semua," tutur Tumai.

Di atas rasa putus asanya, dia menyeterika sisa-sisa surat berharga yang berhasil dia selamatkan berupa surat kepemilikan rumah, juga BPKB sepeda motor.

Halaman
1234