Pilkada Kota Tangsel

Relasi Jadi Kunci Bertahannya Jasa Percetakan Saat Pandemi, Manfaatkan Pesanan Paslon Pilkada

Sekira dua bulan belakangan, toko percetakannya kembali bergeliat. Pilkada serentak 2020 lah penyelamatnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Jasa Percetakan jasa percetakan Sukses Media Kita, di Mega Mall, Ciputat, Tangsel, Selasa (29/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Jasa percetakan poster dan baliho ikut terdampak pandemi Covid-19, pesanan sepi hingga omzet anjlok.

Mega Mall Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi salah satu sentra toko jasa percetakan untuk bermacam-macam produk.

Serangan pandemi Covid-19 membuat sebagian besar mesin pencetak gambar di kawasan itu berhenti beroperasi.

Baliho, spanduk, poster dan pamflet yang biasa dicetak di sana demi menyukseskan acara tertentu, kini menurun drastis seiring kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membatasi penyelenggaraan acara keramaian.

"Hampir semua kena di sini, sepi pas pandemi," ujar Fajar Dermawan, pekerja jasa percetakan Sukses Media Kita, di Mega Mall, Ciputat.

Namun sekira dua bulan belakangan, toko percetakannya kembali bergeliat. Pilkada serentak 2020 lah penyelamatnya.

Fajar mengungkapkan, tokonya mendapat pesanan poster, pamflet hingga baliho dari sejumlah calon kepala daerah.

Meski berlokasi di Tangsel, namun pelanggannya berasal dari berbagai daerah, bahkan dari luar Pulau Jawa.

Calon Wali Kota Tangsel Siti Nur Azizah, Pasangan Calon yang tengah berlaga pada Pilkada Depok Idris-Imam, hingga Politikus PSI Faldo Maldini yang saat itu hendak berlaga di Pilkada Sumatera Barat, memesan baliho di percetakan Tangsel itu.

"Dari Cilegon, dari Idris, sama Azizah, sama Faldo Maldini, sama Tommy," ujarnya.

Mereka memesan paling sedikit 500-1.000 lembar poster dan baliho.

Toko percetakan tempat kerja Fajar memang mengincar klien dari bidang politik.

"1.000 lah, minimal 500, ada yang mini banner. Ada yang baliho 3x2, ada yang spanduk pinggir jalan 3x1," ujarnya.

Pesanan yang mulai bergeliat itupun membuat mesin percetakan kembali bekerja, pundi-pundi pun mulai terkumpul kembali.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved