TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts tetap memberikan program latihan mandiri untuk pemain.
Meskipun skuad Persib Bandung mendapatkan jatah libur empat hari di pekan ini.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (31/10/2020), pemain tak lantas menikmati waktu liburnya dengan bersantai atau berleha-leha.
Tim pelatih membekali program latihan mandiri saat para pemain jeda dari aktivitas latihan bersama.
Hal tersebut bertujuan agar Supardi Nasir Bujang dan kawan-kawan tetap bugar ketika kembali latihan nanti.
"Ya, seperti biasanya kami sudah merancang program spesifik untuk pemain di libur kali ini. Mereka tetap menjalani latihan dan recovery agar tidak mengalami penurunan kondisi fisik," ujar pelatih Persib Bandung Robert Alberts.
Selain program khusus, tim pelatih pun mempersilakan kepada setiap pemain untuk melakukan latihan tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
"Sebagai pemain profesional mereka bekerja secara baik, mengetahui apa yang harus dilakukan. Dan kami semua akan memberikan yang terbaik untuk tim tentunya," kata Robert.
Coach Robert Tunggu Surat Resmi
PSSI dikabarkan memutuskan lanjutan Liga 1 2020 akan digelar awal tahun 2021.
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts masih menunggu surat resmi dari operator terkait lanjutan Liga 1 2020.
Robert mengatakan belum mau berkomentar sampai adanya surat resmi dari PT. LIB.
“Dan sepertinya kompetisi tidak akan digulirkan dengan format liga, tetapi turnamen,” sambungnya.
Lebih lanjut, pria berkebangsaan Belanda itu berharap adanya konsistensi dari pihak berwenang mengenai keputusan apapun yang dikeluarkan nantinya.
“Jadi mari berharap yang terbaik. Karena kita selalu menunggu, menunggu dan masih menunggu,” ungkapnya.
Direktur Persib Tak Puas
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono tidak puas dengan PSSI yang membuat keputusan Liga 1 2020 ditunda menjadi awal tahun 2021.
Teddy Tjahjono beralasan, PSSI seharusnya secara tegas mengumumkan tanggal yang pasti mengenai jadwal kick off Liga 1.
Sebab menurutnya, ketidakpastian ini akan sangat memberatkan klub untuk mengatur keuangan maupun persiapan Liga 1 2020.
"Awal Januari atau Februari nih, itu yang kayak gitu harus pasti. Tanggal berapa pastinya. Malah disitu disebut awal tahun. Makanya itu bikin pusing semua. Mending tentukan jika Februari ya sama tanggalnya, misalnya tanggal 1 gitu, awal 2021 juga kan ngawang-ngawang," ujar Teddy saat dihubungi awak media, Kamis (29/10/2020).
Sampai saat ini, Persib kata Teddy masih menunggu surat resmi dari PSSI soal mundurnya jadwal kick off Liga 1 2020 menjadi tahun depan.
Sehingga dia belum bisa banyak berkomentar lantaran hal ini belum sampai kepada klub.
Namun ia berharap, PSSI bisa menentukan tanggal yang pasti kepada klub mengenai jadwal Liga 1 2020.
Sebab apa yang disampaikan PSSI akan membuat klub menjadi pusing mengatur operasional.
"Biasanya prosesnya kita tunggu surat resminya. Kita tunggu itu deh, jadi kita semua di klub bisa membuat perencanaan dengan baik. Kalo disebut awal 2021 bulan Maret juga awal tahun," ucapnya.
Gelandang Persib Kecewa
Gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani mengaku kecewa kompetisi sepakbola Liga 1 2020 ditunda kembali.
Erwin menilai, penundaan ini memberatkan bagi para pemain dan klub peserta Liga 1.
Sebab, dalam beberapa bulan terakhir, mereka sudah fokus mempersiapkan tim secara matang.
Menurut Erwin, dengan adanya informasi penundaan ini bisa merubah program dan kesiapan para pemain dalam menatap kompetisi Liga 1.
"Kami sebagai pemain pastinya sangat kecewa dengan adanya penundaan kembali Liga 1. Soalnya Tim Persib Bandung sudah melakukan persiapan sejak Agustus 2020," kata Erwin kepada Tribun Jabar, saat dikontak via Whatsapp, Kamis (29/10/2020).
Mantan pemain PSMS Medan itu menuturkan, sejak pertama kali berkumpul bersama rekan-rekan setimnya di Persib, mereka sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.
Baca juga: Sejarah Hari Ini, Trio ABG Milik Persija Jakarta Tekuk Persib Bandung di Hadapan The Jakmania
Baca juga: Liga 1 Ditunda Hingga Tahun Depan, Pelatih Persib Tunggu Surat Resmi PSSI
Bahkan, pelaksanaan swab test dan rapid test rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi dan menjaga pemain agar tidak terkena Covid-19.
Kendati demikian, Erwin mengaku menerima segala keputusan yang dibuat PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.
Penundaan ini dilakukan dengan banyak pertimbangan dan kebaikan semua pihak.
"Saya sebagai pemain juga tetap menerima keputusan apapun yang dikeluarkan oleh Polri, PSSI, dan PT LIB karena ini semua demi kesehatan kita bersama," pungkas Erwin.
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Erwin Ramdani Kecewa Liga 1 2020 Ditunda Hingga Februari 2021, .
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Direktur Persib Kecewa dengan Keputusan PSSI, Ini yang Diharapkan Teddy dalam Penundaan Liga 1 2020,