Libur Cuti Bersama

Cek Arus Balik Libur Panjang di Bandara Soekarno-Hatta, Menhub Imbau Penumpang Pakai Masker Berlapis

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan atau ramp check di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (1/11/2020) petang.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengimbau untuk menggunakan masker tiga lapis di Bandara Soekarno-Hatta.

Imbaun tersebut diperuntukan untuk para petugas dan penumpang di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut.

Hal itu ia sampaikan usai melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check pesawat bermasker milik Garuda Indonesia di Apron Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Tadi kami sempat ke pesawat garuda bermasker, kami apresiasi Garuda kampanye maskernya. Ada beberapa penumpang menggunkan masker scuba seyogyanya kita ganti," kata Budi, Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Pantau Arus Balik Libur Panjang, Menhub Lakukan Ramp Cek Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Dalam kesempatan yang sama, Budi sekalian membagikan masker kain tiga lapis kepada sejumlah penumpang dan petugas di Bandara Soekarno-Hatta.

Terlebih, sekarang sudah memasuki masa arus balik liburan panjangm

Ia berharap angka paparan Covid-19 di Tanah Air tidak bertambah pasca-libur panjang.

"Lakukan pekerjaan dengan baik supaya sehabis liburan ini tidak ada yang terpapar," ujarnya.

Dirinya juga meminta agar stakeholder di Bandara Soekarno-Hatta terus meningkatkan pengawasan dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Harapannya pada saat nanti covid berakhir kita siap dengan kinerja yang baik," ujar Budi.

Ramp check dilakukan pada sejumlah pesawat terbang di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut.

Saat tiba di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Budi langsung menuju apron Terminal 3, untuk mengecek keadaan pesawat.

Saat itu, Pesawat Garuda Boing 737-800 yang bermasker, baru mendarat dari Medan dan langsung dicek oleh Menhub bersama jajaran Garuda Indonesia.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan atau ramp check di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (1/11/2020) petang. (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Mulai dari roda dan mesin di dekat roda pesawat, landing gear, turbin, hingga kokpit dicek oleh Menhub Budi Karya.

Hasilnya, Menhub mengapresiasi kinerja maskapai ataupun stake holder di Bandara Soekarno Hatta terlebih di masa libur cuti bersama ini.

"Tadi sempat dicek, Garuda Indonesia dalam keadaan baik," kata Budi.

Menhub juga mengatakan, bila apresiasi tersebut juga diberikan kepada pengelola bandara, para stakeholder, maskapai, serta penumpang yang menggunakan pesawat melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Pasalnya, protokol kesehatan tetap bisa dijalankan dengan sangat baik. 

"Bukan hanya soal kenyamanan dan keselamatan penerbangan saja. Melainkan juga penerapan protokol kesehatan yangbaik, saya lihat tadi semua disiplin," tutur Budi.

Didampingi oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Budi Karya sekaligus memantau langsung puncak arus balik usai libur panjang sejak 28 Oktober lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Budi kembali  memastikan langsung penerapan Protokol Kesehatan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pelayanan kedatangan dan keberangkatan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta berjalan secara baik.

"Hari ini kita memastikan bahwa layanan tidak hanya mengutamakan safety, tapi lebih jauh dari itu. Protokol Kesehatan dijalankan dengan baik. Berlibur hari ini mungkin puncak, tapi prokes Prorokol Kesehatan harus dijalankan dengan baik," ujar Menhub.

Lebih lanjut, kata dia, adanya peningkatan pergerakan pesawat di Bandara Soetta pada saat hari pertama libur panjang merupakan awal yang baik.

Sebagai informasi, pada tanggal 28 Oktober 2020 lalu atau saat puncak libur panjang pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 644 penerbangan dengan total penumpang sebanyak 64.021.

"Ini peningkatan cukup banyak, tapi juga Angkasa Pura II harus mengawal bersama KKP Protokol Kesehatan dengan baik. Melihat bagaimana proses penumpang internasional masuk ke Indonesia kita perlakuan dengan baik dan ketat," kata Budi Karya Sumadi.

Berita Terkini