Korban Mutilasi di Saluran Irigasi

Misteri Siapakah Sosok Mayat Pria Tanpa Kepala dan Kaki di Bekasi, yang Diduga Belum Lama Dibunuh

Tempat pembuangan sementara yang menjadi lokasi kedua penemuan potongan tubuh korban mutilasi di Kayuringin Jaya Bekasi Selatan, Senin (6/12/2020). 

Pemilik bengkel kemudian melihat ke saluran irigasi dan dikejutkan dengan potongan tubuh yang tersangkut di pepohonan saluran irigasi.

TKP kedua penemuan potongan tubuh manusia berupa tangan sebelah kiri di sebuah tempat pembuangan sampah, Kayuringin Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Mengecek ke pinggir kali yang berada di samping bengkel miliknya ternyata ditemukan korban mutilasi tersebut," terang Wijonarko.

Potongan tubuh ditemukan tanpa busana dengan posisi terlentang, polisi langsung mendatangi TKP dan melakukan evakuasi.

Tidak lama setelah itu, lanjut Wijonarko, pihaknya kembali mendapat laporan dari warga bahwa di tempat pembuangan sampah Jalan Gunung Gede Raya ditemukan potongan tubuh berupa lengan kiri.

TKP Pertama penemuan potongan tubuh manusia di saluran irigasi dekat Jalan KH Noer Ali Kalimalang berupa bagian badan tanpa kepala, kaki dan tangan sebelah kiri.   (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Baca juga: Tiga Kapal Dishub DKI Jakarta Rute Kepulauan Seribu Tidak Beroperasi Lantaran Cuaca Buruk

Baca juga: Mobil Ketum PA 212 Slamet Maarif, Jadi Sasaran Perusakan Orang Tak Dikenal di Depok

Di lokasi kedua ini, potongan tubuh ditemukan dalam posisi terbungbungkus plastik warna hitam di sebuah baktor pengangkut sampah.

Kanit Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo menjelaskan, potongan tubuh berupa lengan sebelah kiri pertama kali ditemukan petugas pengangkut sampah yang tengah melakukan aktivitas bongkar muat.

"Petugas sampah melihat kantung plastik warna hitam mencurigakan, dia kemudian mengecek dan ditemukan potongan tubuh berupa lengan," jelasnya.

Heri mengaku, sejauh ini pihaknya belum dapat mengidentifikasi jasad pria tanpa kepala dan kaki tersebut.

"Kita belum dapat indentifikasi identitasnya, jasad kita bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jadi untuk otoposi dan penyelidikan lebih lanjut," terang dia.

Sempat dikira rongsokan

Halaman
1234

Berita Populer