Antisipasi Virus Corona di DKI

TPU Pondok Ranggon Penuh, Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Umum

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas makam TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat memakamkan jenazah protap Covid-19

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Jakarta tidak lagi dilakukan di taman pemakaman umum (TPU) khusus.

Bila sebelumnya pemakaman jenazah pasien Covid-19 hanya dilakukan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur dan TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon,​ Muhaemin mengatakan pemakaman kini tersebar di TPU umum.

"Kalau memang ada makam yang bisa ditumpang, bisa langsung. Dan sekarang jadi tersebar di seluruh wilayah lima wilayah kota (Provinsi DKI)," kata Muhaemin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (28/12/2020).

Sistem tumpang makam jenazah pasien Covid-19 di satu liang anggota keluarga dipilih karena blok khusus pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon sudah habis.

Pun begitu pemakaman tetap mengikuti protokol Covid-19, petugas makam tetap mengenakan alat perlindungan diri (APD) sebagaimana di TPU khusus.

"Serta harus mendapati izin keluarga lebih dulu. Untuk TPU Pondok Ranggon sendiri sampai pekan lalu sudah 4.631 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan," ujarnya.

Baca juga: Simak, Ini Lokasi Pelayanan SIM Keliling di Wilayah DKI Jakarta

Baca juga: 36 Orang Dinyatakan Reaktif Covid-19 Selama Operasi Lilin Jaya 2020

Baca juga: Kisah Pengantin Baru Demi Mencari Istri Menghilang Misterius, Suami Minta Tolong Mantan Pacar

Komandan Regu PJLP TPU Pondok Ranggon, Nadi menuturkan setelah lahan khusus penuh dalam satu hari dia memakamkan sekitar lima jenazah Covid-19.

Jumlah tersebut menurun dibanding saat blok khusus jenazah pasien Covid-19 TPU Pondok Ranggon masih ada, yakni berkisar belasan hingga puluhan per hari.

"Pekan ini paling banyak tujuh orang, kadang juga hanya empat jenazah yang dimakamkan," tutur Nadi.

Berita Terkini