TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Laga pekan ke-16 Liga Italia 2020-2021 ditutup dengan grande partita yang mempertemukan antara AC Milan dan Juventus.
Bentrokan AC Milan dengan Juventus tersaji di Stadion San Siro, Rabu (6/1/2021) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
AC Milan, yang berstatus tuan rumah, menjadi satu-satunya klub yang belum tersentuh kekalahan di Serie A musim ini.
Adapun Juventus datang dengan kepercayaan diri untuk memperbaiki peringkat di klasemen demi menjaga asa merengkuh scudetto.
Berniat untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan, I Rossoneri justru bernasib apes.
Kehilangan tujuh pemain termasuk Ante Rebic dan Rade Krunic yang positif Covid-19, Milan harus keok 1-3 di tangan sang juara bertahan.
Gawang Gianluigi Donnarrumma sudah jebol lebih dulu pada menit ke-18 oleh gol yang diciptakan Federico Chiesa.
Milan segera bereaksi empat menit jelang babak pertama bubaran melalui sepakan Davide Calabria.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Juventus, yang bertindak sebagai tim tamu, justru mampu menambah gol dan membuat kedudukan menjadi 3-1.
Gol dari Federico Chiesa dan Weston McKennie pada babak kedua melengkapi kemenangan I Bianconeri sekaligus menodai rekor apik Milan di Liga Italia 2020-2021.
AC Milan akhirnya merasakan kekalahan perdana mereka di liga.
Namun, AC Milan masih kokoh di pucuk klasemen sementara dengan keunggulan 1 poin atas Inter Milan yang mengantongi 36 poin dari 16 laga.
Sementara itu, Juventus yang semula berada di urutan ketujuh, mampu melesat ke posisi empat dengan koleksi 30 poin dari 15 pertandingan.
Pasukan Andrea Pirlo masih menyimpan satu laga dan berpeluang untuk memangkas jarak dengan Milan di klasemen sementara.
Pada partai lainnya, nasib sial harus dialami oleh Napoli.
Bermain di kandang sendiri, Stadion San Paolo, Napoli dibuat tak berkutik oleh tim promosi, Spezia.
Meski melawan 10 pemain sejak menit ke-77, Il Partenopei harus mengakui keunggulan 1-2 Spezia.
Gol-gol yang tercipta pada laga di Stadion San Paolo lahir pada babak kedua.
Napoli sempat unggul lebih dulu melalui Andrea Petagna pada menit ke-58.
Akan tetapi, Spezia mampu membalas gol Andrea Petagna melalui gol penalti M'Bala Nzola (menit ke-68) dan Tommaso Pobega (81').
Spezia bermain dengan 10 pemain usai Ardian Ismajli menerima kartu kuning keduanya akibat melanggar keras Petagna.
Kekalahan ini membuat Napoli melorot ke posisi keenam klasemen dengan torehan 28 poin dari 15 laga.
Sementara itu, Spezia mampu lolos dari jerat degradasi dengan naik ke urutan 16 dengan koleksi 14 poin.
Baca juga: Andrea Pirlo Bongkar Kunci Sukses Juventus Kalahkan AC Milan di San Siro
Baca juga: Pelatih AC Milan: Liga Champions Adalah Tempat Kami
Baca juga: Rafael Leao Pecahkan Rekor Ricardo Kaka saat Bantu AC Milan Kalahkan Benevento
Rahasia Pirlo
Soal kunci sukses mengalahkan AC Milan, pelatih Juventus, Andrea Pirlo, membongkar taktik bahwa dirinya memberi tugas khusus kepada satu pemain I Bianconeri.
Juventus bertarung dengan AC Milan dalam laga pekan ke-16 Liga Italia di Stadion San Siro, Rabu (6/1/2020) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Meski bermain di markas Milan, Juventus mampu tampil mendominasi.
I Bianconeri memimpin penguasaan bola dengan 55 persen.
Dari segi tembakan tepat sasaran, pasukan Andrea Pirlo juga unggul dengan 10 berbanding 7 milik Milan.
Tak heran, Juventus sukses meraih kemenangan 3-1 atas Milan.
Tiga gol Juventus dicetak oleh Federico Chiesa (menit ke-18, 62') dan Weston McKennie (76').
Adapun satu gol AC Milan datang dari lesakan Davide Calabria (41').
Seusai pertandingan, Andrea Pirlo memberikan komentarnya terkait keberhasilan menundukkan AC Milan.
"Kemenangan ini penting bagi kami," kata Andrea Pirlo seperti dilansir BolaSport.com dari Sky Sport Italia.
"Kami tidak tertarik dengan hasil pertandingan tim-tim di atas kami karena kami berkonsentrasi pada kemajuan kami sendiri.
"Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan melihat dimana kami akan berada," ucap Pirlo lagi.
Raihan tiga poin membuat Juventus bertengger di posisi keempat klasemen Liga Italia 2020-2021.
Juventus kini mengoleksi 30 poin atau tertinggal tujuh angka dari AC Milan yang memuncaki klasemen.
Di sisi lain, Andrea Pirlo tak segan untuk memberi tahu kunci keberhasilannya menumbangkan AC Milan.
Pirlo rupanya memberikan satu tugas khusus kepada satu pemainnya.
Andrea Pirlo sengaja menempatkan Federico Chiesa sebagai sayap kanan.
Chiesa menjadi penggerak strategi Pirlo untuk merepotkan bek kiri AC Milan, Theo Hernandez.
Hernandez memang tangguh dalam bertahan dan rajin membantu lini serang Milan.
Pada Liga Italia 2020-2021, Theo Hernandez sudah diturunkan Stefano Pioli dalam 14 pertandingan.
Hernandez membayar kepercayaan Pioli dengan mengukir empat gol dan tiga assist.
"Rencana kami adalah untuk membuat Theo terus berada di bawah tekanan," ujar Andrea Pirlo.
"Kami tidak mau membiarkan dia ikut membantu menyerang sebebas biasanya karena dia harus berurusan dengan pemain yang juga bagus dalam situasi satu lawan satu."
"Kami mengontrak Chiesa untuk menghadapi lawan di sepertiga akhir wilayah penyerangan kami."
"Meski posisi Chiesa mungkin berubah, tetapi perannya tidak," tutur Pirlo menambahkan.