UPDATE Kecelakaan Tewaskan Chacha Sherly Eks Trio Macan: Sopir Jadi Tersangka, Polisi Temukan Fakta

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Chacha Sherly meninggal dunia karena kecelakaan di Tol Ungaran. Kasus kecelakaan yang menewaskan eks Trio Macan Chacha Sherly memasuki babak baru.

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus kecelakaan yang menewaskan eks Trio Macan Chacha Sherly memasuki babak baru.

Mantan personel Trio Macan Yuselli Agus Stevi alias Chacha Sherly meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Tol Semarang-Solo Km 428.

Kini, sopir Chacha Sherly berinisial KU telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Satlantas Polres Semarang.

Polisi bakal menahan sopir Chacha Sherly setelah menjalani uji kesehatan bebas Covid-19.

Diketahui, terdapat dugaan faktor kelalaian dalam kecelakaan tersebut.

"Hari ini terhadap tersangka dilakukan rapid test antigen dan swab, setelah hasilnya diketahui akan ditahan. Kondisi kemarin luka ringan," jelas Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo, Kamis (7/1/2021).

Aristo mengatakan sopir Chacha Sherly dikenakan Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.

"Jadi ini dari gelar perkara kemarin diketahui ada faktor kelalaian karena dalam kondisi hujan mengendarai mobil melebihi batas kecepatan yang ditentukan," ujarnya.

Saat kecelakaan terjadi, lanjutnya, Chacha Sherly duduk di kursi depan sebelah kiri.

"Kursi korban tersebut agak disenderkan, kemungkinan dalam kondisi istirahat," papar Aristo.

Mobil HR-V yang ditumpangi Chacha Sherly tertabrak bus Murni Jaya B 7378 TGD.

Sebelum meninggal dunia, Chacha sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Ungaran karena mengalami luka parah di bagian kepala.

Polisi Temukan Sejumlah Fakta

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo (KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA)

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jateng dan Satlantas Polres Semarang menemukan sejumlah fakta dalam olah TKP kecelakaan di Jalan Tol Semarang-Solo Km 428 yang menewaskan Cacha Sherly.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo mengatakan, saat kejadian, Senin (4/1/2021) pukul 14.30 WIB, mobil HRV S 1180 HW yang dikemudikan KU alias HK melaju sekitar 80-100 kilometer per jam.

"Padahal, maksimal kecepatan adalah 80 kilometer per jam. Apalagi saat itu dalam keadaan hujan deras sehingga pandangan terbatas," ungkapnya, Rabu (6/1/2021).

Sehingga, saat kendaraan di depannya melakukan pengereman, KU kaget.

Dalam kondisi tersebut, rem tidak berfungsi maksimal karena jalan yang licin sehingga membuang ke kanan menabrak pembatas jalan dari beton.

"Usai menabrak pembatas jalan kendaraan tetap melaju kemudian masuk ke U-turn yang ada water barier. Kendaraan tersebut dari jalur B atau dari Solo-Semarang pindah atau loncat ke jalur A," kata Aristo.

Saat di jalur A, kendaraan berbalik arah dengan kap mengarah ke Solo.

Dari jalur A melaju bus Murni Jaya B 7378 TGD yang langsung menabrak HRV S 1180 HW.

"Di mobil hanya ada dua orang tersebut," jelas Aristo.

Aristo mengatakan, ada dugaan faktor kelalaian dalam kecelakaan tersebut.

"Sopir HRV S 1180 HW yakni KU alias HK juga dihadirkan untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya. Karena kelalaian tersebut menyebabkan orang meninggal dunia sehingga mengarah ke tersangka," jelasnya

Menyinggung tabrakan karambol, Aristo mengungkapkan, hal itu terjadi setelah ada kecelakaan tersebut.

"Jadi karena ada tabrakan, matanya kan melihat ke kanan sehingga ada tabrakan beruntun. Tidak ada korban dalam kecelakaan karambol tersebut sehingga kami fokus ke kecelakaan yang ada korban jiwa," kata Aristo.

Pemakaman Chacha Sherly

Prosesi pemakaman Chacha Sherly di TPU Aspol Wage 1 di Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa malam (5/1/2021). Suasana duka terlihat saat pemakaman Yuselly Agus Stevy atau Chacha Sherly eks Trio Macan di TPU Aspol Wage 1 di Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa (5/1/2021) malam. (surya.co.id/m taufik)

Suasana duka terlihat saat pemakaman Chacha Sherly eks Trio Macan di TPU Aspol Wage 1 di Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa (5/1/2021) malam.

Iptu Agus Hansip, ayah almarhumah Yuselly Agus Stevy atau Chacha Sherly meminta kepada semua orang untuk memaafkan anaknya bila ada kesalahan.

Ayah Chacha, Iptu Agus merupakan perwira polisi yang menjabat sebagai Wakasat Reskoba Polresta Sidoarjo.

Jenazah Chaca dimakamkan di TPU Aspol Wage 1 di Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Berjarak sekitar satu kilometer dari rumah duka.

"Mohon dimaafkan ya, kalau anak saya punya salah," ujar Iptu Agus lirih saat ditemui Surya.co.id di sela pemakaman, Selasa (5/1/2021).

Saat pemakaman, terlihat Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji hadir di rumah duka Yuselly Agus Stevy alias Chaca Sherly di Perumahan Kedungturi Permai 1, Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Sumardji terlihat mendampingi Iptu Agus Hansip, ayah almarhum Chaca, yang merupakan Wakasat Reskoba Polresta Sidoarjo.

"Kami turut berduka cita. Semoga almarhumah Khusnul Khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan bisa tetap tabah dan sabar," kata Sumardji.

Kapolres juga ikut sampai proses pemakaman.

Jenazah Chaca tiba di masjid Almuhajirin kompleks perumahan Kedungturi Permai menjelang Isyak.

Di sana, mantan vokalis Trio Macan itu langsung disalatkan.

Dari masjid, jenazah sempat dibawa ke rumah duka.

Tapi tidak diturunkan dari ambulan. Hanya ambulan parkir di depan rumah, kemudian ada sambutan dari perwakilan keluarga.

Keluarga sempat masuk ke ambulan, kemudian jenazah diberangkatkan ke makam.

Prosesi pemakaman pun berjalan lancar.

Orangtua, adik-adik, dan kerabat Chaca ikut dalam prosesi pemakaman. (*)

Baca juga: Simak Pernyataan Lengkap Gisella Anastasia Tentang Kasus Video Syur: Minta Maaf ke Gading dan Wijin

Baca juga: Cara Pencairan Dana Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta, Cukup Akses Eform.bri.co.id/bpum

Baca juga: Seperti Presiden Jokowi, Wali Kota Tangsel Airin Siap yang Pertama Disuntik Vaksin Anti-Covid-19 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Chacha Sherly, Sopir Diduga Lalai dan Bukan Tabrakan Beruntun", .

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sopir Chacha Sherly Ditetapkan Tersangka Kecelakaan di Tol Semarang", .

Berita Terkini