Anak Buah Gubernur Anies Sebut Tak Ada Masalah Buka Bersama Selama Bulan Puasa

Ramadan 1439 H

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menegaskan, tak ada larangan masyarakat menggelar buka puasa bersama (bukber) saat bulan suci Ramadan.

Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya dalam diskusi virtual.

Dalam diskusi itu Gumilar menyebut, pihaknya tak melarang masyarakat mengadakan bukber di restoran atau kafe.

Baca juga: Dua Pekan Sekolah Tatap Muka Bergulir, Wali Kota Bekasi: Mudah-mudahan Semua Aman

Terlebih, restoran dan kafe masih diizinkan melayani makan di tempat hingga pukul 21.00 WIB selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Sebenarnya kalau buka bersama itu tidak ada masalah karena memang waktunya juga masih dalam rangka operasional restoran," ucapnya, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Tinjau Swab Test Antigen Gratis di Rusunawa Pulogebang

"Kalau buka bersama kan jam 19.00 atau 18.30 WIB. Jadi itu masih memungkinkan" tambahnya.

Meski demikian, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu menyebut, pihaknya bakal memperketat aturan di restoran atau restoran selama bulan puasa.

Tujuannya agar acara bukber yang kerap diadakan selama bulan suci ramadan tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Koordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), serta para pakar kesehatan pun terus dilakukan dalam merumus aturan baru itu.

"Masalah protokol kesehatannya yang harus benar-benar diterapkan, yang harus dijaga tetap kondisi social distancing," ujarnya. (*)

Berita Populer