Bedah Rumah Puluhan Warga Kebon Pala, Pemprov DKI Renovasi Lantai Konsep Rumah Panggung

Tampak proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemprov DKI Jakarta menggunakan konsep rumah panggung dalam bedah rumah warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara korban banjir luapan Kali Ciliwung.

Sedikitnya 40 rumah warga Kebon Pala di wilayah RW 04 dan RW 05 yang berada dekat bantaran Kali Ciliwung direnovasi jadi bangunan setinggi 3,5 meter sebagai siasat menghadapi banjir.

Ketua RT 13/RW 04 Sanusi mengatakan 32 dari total rumah yang direnovasi menggunakan anggaran Badan Amil Zakat dan Infaq/Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta tersebut berada di wilayahnya.

Baca juga: Sempat Menolak, Kini Warga Kebon Pala Sambut Baik Konsep Renovasi Rumah Panggung

"Konsepnya itu tiga lantai. Lantai satu ruang publik, ruang tamu, dapur. Lantai dua kamar tidur, kamar keluarga. Lantai tiga kamar tidur lagi," kata Sanusi di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021).

Peruntukan masing-masing lantai tersebut berdasar pemaparan saat rapat antara warga Kebon Pala dengan pihak Bazis dan Pemprov DKI Jakarta pada awal bulan Maret 2021 lalu.

Bila dirinci 32 rumah warga RT 13/RW 04 yang direnovasi terdiri dari 18 rumah dibedah total dengan konsep rumah panggung, sementara 14 rumah lainnya dibedah tampak atau tidak menyeluruh.

"Kalau untuk apa jumlah kamar setelah direnovasi sesuai dengan jumlah sebelum direnovasi saya enggak tahu pasti. Dari pekerja bilang mereka bedah rumah mengikuti desain yang ada saja," ujarnya.

Baca juga: 40 Rumah Warga Kebon Pala Korban Banjir Kali Ciliwung Direnovasi Pemprov DKI

Tampak proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Sanusi menuturkan pengerjaan bedah rumah dimulai pada Rabu (31/3/2021) lalu dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar dan pejabat terkait lainnya.

Meski sempat ada penolakan karena konsep rumah panggung yang tidak lazim di Jakarta, setelah proses sosialisasi dia memastikan seluruh warga menyambut baik konsep bedah rumah.

"Untuk pengerjaan 18 rumah ini targetnya sebelum lebaran (Idul Fitri) sudah selesai dan bisa ditempati warga. Kalau di RW 05 yang direnovasi itu sembilan rumah di RT 11, dan dua rumah di RT 06," tuturnya.

Baca juga: MUI Kota Bekasi Usul Wilayah Zona Merah Tidak Gelar Tarawih Berjemaah di Masjid

Rumah warga RW 05 Kelurahan Kampung Melayu yang tersebut berbatasan dengan wilayah RT 13/RW 04, hanya dipisahkan jalan lingkungan atau masih termasuk wilayah permukiman Kebon Pala.

Tampak proses renovasi permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir Kali Ciliwung yang dibangun berkonsep rumah panggung, Jakarta Timur, Senin (5/4/2021).  (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menuturkan lantai satu pada rumah panggung nantinya dapat digunakan jadi ruang interaksi warga untuk berbagai keperluan, di antaranya tempat usaha.

"Di mana kampung ini (warganya) kebanyakan pengusaha kue kering dan makanan. di bawahnya tempat untuk interaksi sosial. Baik untuk workshop dia, membuat kue, makanan, termasuk kegiatan interaktif lainnya," kata Anwar.

Berita Populer