Tahun Ini, Masjid Agung At-Tin Gelar Salat Tarawih Hanya 11 Rakaat

Suasana Masjid Agung At-Tin, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2020)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Tahun ini, Masjid Agung At-Tin hanya gelar salat tarawih sebanyak 11 rakaat.

Sebelumnya, pemerintah memperbolehkan salat tarawih dan Salat Idul Fitri berjamaah pada bulan Ramadhan dan Syawal 1442 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (5/4/2021).

"Khusus mengenai kegiatan ibadah selama Ramadhan dan kegiatan idulfitri yaitu solat tarawih dan idulfitri. Pada dasarnya, diperkenankan atau diperbolehkan," kata Muhadjir.

Hanya saja salat tarawih dan salat ied berjamaah tersebut harus terbatas pada komunitas.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Peribadatan Masjid At Tin, Karnali menjelaskan jumlah rakaat salat tarawih pada tahun ini akan dikurangi.

Dari yang biasanya 23 rakaat, saat ini menjadi 11 rakaat.

Baca juga: Modus Pura-pura Besuk Keluarga, Maling Beraksi Curi Laptop di RS Jagakarsa

Baca juga: Tugas Mandikan Cucu Tiri Bikin Kakek Bejat Ini Nafsu, Korban Dicabuli Delapan Kali hingga Tewas

"Salat tarawih? berbeda, yakni dengan prokes yang ketat, seperti jaga jarak, menghinfari kerumunan dan tidak lama di masjid. Kita adakan 11 rakaat. Biasanya 23 rakaat," katanya kepada TribunJakarta.com, Senin (5/4/2021).

Nantinya kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti buka puasa bersama tidak diadakan untuk sementara waktu.

Sehingga selepas selesai salat, maka jamaah akan diimbau untuk pulang ke rumah.

"Karena kita masjid pinggir jalan jd terbuka untuk jamaah. Kita tidak bisa melarangnya, bagaimana melarangnya bukan di perumahan atau komplek. Makanya jemaah akan diimbau untuk pulang usai salat," tandasnya.

Berita Populer