TRIBUNJAKARTA.COM - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan dahsyatnya kebakaran di pemukiman warga di wilayah Pasar Kambing Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 16:50 WIB.
Saat ini petugas masih berjibaku menjinakkan api. Ada belasan unit mobil pemadam yang dikerahkan.
Sementara itu belum ada informasi dugaan penyebab kebakaran tersebut.
Lebih lanjut, belum diketahui juga ada tidaknya korban dalam peristiwa itu.
Baca juga: YouTube Raih 27 Juta Subscriber, Atta Halilintar Anggap Hadiah Nikah: Semoga 30 Juta Pas Aurel Hamil
Dilansir dari media sosial, beredar beberapa video memperlihatkan dahsyatnya kebakaran yang terjadi tadi sore.
Dalam video yang dikutip akun Instagram @cetul.22, terlihat sudah banyak bangunan hangus terbakar.
Api masih berkobar sementara banyak warga berkeliaran di sekitarnya untuk memadamkan.
Bahu-membahu, warga bersama petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakan si jago merah.
Baca juga: Baim Wong Kena Semprot Nagita Slavina, Ngidam Ibunda Kiano Belum Terpenuhi: Mau Nyari Dimana?
Terlihat juga ada warga yang berupaya memadamkan dengan peralatan seadanya yakni menggunakan ember yang diisi air.
"Astagfirullahalazim Ya Allah Ya Allah," teriak si perekam video dikutip TribunJakarta.com, Kamis (8/4/2021).
Ada juga sebuah video yang menunjukkan kebulan asap tebal akibat peristiwa tersebut.
"Info tambahan
Kamis (8/4) kebakaran di Jl. Sabeni (titik kenal Pasar Kambing) Kel. Kebon Melati Kec. Tanah Abang Jakpus pada sore hari ini," tulis akun @cetul.22.
Sementara itu menurut laporan sementara Kepala Sudin Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Jakarta Pusat Asril Rizal, kebakaran tersebut melalap rumah tinggal warga.
"Titik kenal Pasar Kambing, Jalan Sabeni RT.001 RW 012, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat, objek terbakar adalah Rumah Tinggal," kata Asril dalam keterangan tertulisnya saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (8/4/2021).
Lanjut Asril menyatakan, pihaknya sudah melakukan penanganan awal sejak pukul 17.00 WIB dengan menurunkan 85 personel damkar.
Baca juga: Baim Wong Dapat Surat dari Bocah Kelas 6 SD, Isinya Bikin Terenyuh: Tolong Ya Om
Tak hanya itu, pihaknya juga turut menyertakan 17 unit pompa untuk melakukan pemadaman.
Hingga saat ini kata Asril, belum ada informasi mengenai dugaan penyebab kebakaran dan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
"Perambatan sudah dapat dilokalisir, masih dalam penanganan petugas," katanya.
Kebakaran tewasnya 10 orang
Sebelumnya sempat terjadi kebakaran di Jalan Pisangan Baru III, RT 03/RW 06, Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (25/3/2021).
Sampai saat ini, penyebab kebakaran itu masih tanda tanya.
Meski sejak hari kejadian jajaran Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri sudah melakukan olah TKP dan penyelidikan terkait sebab kebakaran yang menewaskan 10 warga tersebut.
Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan hingga kini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Puslabfor Polri terkait sebab kebakaran yang terjadi sekira pukul 04.50 WIB.
Baca juga: Akui Sulit Atasi Kebakaran di Permukiman Padat, Wagub DKI: Enggak Bisa Cuma Sim Salabim
"Kita belum mendapat informasi dari Puslabfor terkait penyebab kebakaran," kata Tedjo saat dikonfirmasi di Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (3/4/2021).
Pihak Unit Reskrim Polsek Matraman menunggu hasil penyelidikan karena yang berwenang dan memiliki peralatan mumpunin melakukan penyelidikan kebakaran merupakan Puslabfor Polri.
Saat melakukan olah TKP dan penyelidikan pada hari kejadian jajaran Puslabfor Polri mengambil sejumlah sampel untuk diuji secara laboratorium, di antaranya arang dan kabel instalasi listrik.
"Kalau dari hasil penyelidikan Polsek Matraman kemarin dugaan sementara penyebab kebakaran akibat akibat arus listrik" ujarnya.
Baca juga: PILU Keluarga Korban Kebakaran Matraman Kenang Komunikasi Terakhir, Ibu Hamil 3 Bulan Turut Tewas
Dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting itu serupa dengan hasil penyelidikan jajaran Damkar Jakarta Timur yang saat kejadian mengerahkan 14 unit mobil pompa melalukan pemadaman.
Hanya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang kala itu sempat meninjau lokasi dan menyatakan bahwa dugaan kebakaran akibat terbakarnya motor lalu merembet ke bangunan.
TribunJakarta.com telah berupaya mengonfirmasi hasil penyelidikan kebakaran kepada Kepala Puslabfor Polri Kombes Agus Budiharta, tapi hingga berita ditulis upaya konfirmasi urung berhasil.
Sebagai informasi, 10 korban jiwa dalam kebakaran pada Kamis (25/3/2021) lalu terdiri dari tiga Kepala Keluarga (KK) penghuni dua kontrakan yang saat kejadian tewas terjebak.
Dua KK yang menghuni satu unit kontrakan yakni Muhamad Hamdani Himawan (24), Debby Emilia (25), Farras Izan Himawan (2) dan Sri Mulyani (51), Ria Ramadhanie (17).
Baca juga: Teriakan Minta Tolong Terdengar di Kontrakan Matraman, Nanang Terbangun Syok Lihat Api Depan Pintu
Kelimanya dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur tepat di hari kejadian setelah diautopsi guna memastikan sebab kematian di RSCM, Jakarta Pusat.
Lima korban lain yang merupakan satu keluarga yakni Beni Siswanto (44), Nova (42), Silvanny Aliya Nabila (21), Beyva Alilya Azahra (15), Benno Siswanto (9) dimakamkan di Padang.
Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kebakaran Melanda Rumah Warga di Tanah Abang, 85 Personel Damkar Diterjunkan