Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Terapkan PPKM Darurat, Kabupaten Tangerang Siapkan Personel hingga Aturan yang Jelas

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar setelah melakukan rapat secara virtual di Pendopo Bupati Tangerang Jalan Kisamaun Kota Tangerang. Kamis, (1/7/2021) soal PPKM Darurat.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal itu dikatakan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar setelah melakukan rapat secara virtual di Pendopo Bupati Tangerang Jalan Kisamaun Kota Tangerang. Kamis, (1/7/2021).

Menurut Zaki, Tangerang merupakan salah satu wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk menerapkan program PPKM Darurat.

Karena masuk dalam zona merah penyebaran pandemi covid-19.

"Kita akan mempersiapkan intruksi tersebut, mulai dari menyiapkan personel, hingga aturan yang jelas, mengenai PPKM Darurat ini," ungkap Zaki.

PPKM Darurat ini diberlakukan tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

Lanjut Zaki, ia akan mempersiapkan semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan PPKM Darurat.

Baca juga: Kapasitas Transportasi Umum di Kota Tangerang Bakal Menyesuaikan Aturan PPKM Darurat

Baca juga: PPKM Darurat di Tangsel, Mal dan Tempat Ibadah Tutup Hingga Restoran Dilarang Layani Dine In

Jugq membantu masyarakat dalam memberlakukan kegiatan PPKM Darurat.

"Ketika diberlakukan PPKM Darurat, semua elemen membantu dan ikut serta dalam pemberlakuan PPKM Darurat ini, termasuk dalam hal ini teknis bagaimana penyaluran sembako. Ini hasil dari rapat Forkopimda hari ini," jelas Zaki.

Pemberlakuan PPKM Darurat ini dilakukan lebih ditekankan pada pengetatan jam operasional pusat perbelanjaan, kegiatan sosial dan keagamaan, termasuk aktifitas industri baik esensial maupun non esensial begitu juga dengan perkantoran.

"Jadi nanti kita juga akan membicarakan tindakan-tindakan hukum lainnya, lebih kepada membuat efek jera masyarakat," kata Bupati. (*)