Pria 20 Tahun Diserang Gerombolan Pemuda di Jalan Antasari Jakarta Selatan, Korban Sempat Kritis

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Muhammad Zulfikar
Ilustrasi perkelahian

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Seorang pria berinisial NZ (20) diserang gerombolan pemuda di Gang Cempaka, Jalan Pangeran Antasari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ibu korban, A (39), mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 04.00 WIB.

A menceritakan, ketika itu anaknya sedang melintas Jalan Pangeran Antasari. NZ berboncengan sepeda motor bersama seorang temannya.

"Anak saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dari rumah temannya," kata A saat dikonfirmasi, Kamis (29/7/2021).

Menurutnya, kondisi Jalan Pangeran Antasari saat itu sepi. Hanya beberapa pengendara motor dan mobil yang melintas.

Ketika melewati Gang Cempaka, NZ dan temannya disetop oleh gerombolan pemuda.

"Gerombolan pemuda tersebut tiba-tiba keluar dari Gang Koba, seberang Gang Cempaka, dan langsung membacok anak saya," ungkap A.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Stasiun MRT Blok A Tersedia Hingga 31 Juli 2021

Baca juga: Ada 8,2 Juta Penerima Kartu Prakerja Sejak Pertama Kali, Cek Dulu Tips Ampuh Lolos Seleksi

Baca juga: Skenario Lansia Habisi Istri Karena Cemburu, Tunggu Rumah Sepi Lalu Pura-pura Minta Tolong Warga

NZ mengalami luka bacok di pinggang sebelah kanan.

Teman NZ yang panik membawa korban ke sebuah apotek karena tidak mengetahui luka yang diderita cukup parah.

"Kemudian dibawa ke beberapa rumah sakit, namun ditolak. Akhirnya anak saya dibawa ke RSCM," ujar A.

Ia menuturkan, anaknya langsung masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan masuk ruang operasi pukul 17.00.

"Namun anak saya kekurangan banyak darah dan butuh banyak darah, sehingga menunggu kantong-kantong darah dari pendonor. Anak saya sempat kritis selama operasi dan pasca operasi," tutur dia.

"Anak saya sudah sadar di hari kedua namun langsung dibawa ke ruang ICU untuk menjalani perawatan," pungkasnya.

Pihak keluarga mengaku sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.