Antisipasi Virus Corona di DKI Jakarta

Anies Rencanakan Aturan Warga DKI Wajib Miliki Sertifikat Vaksin Covid-19 Bila Ingin ke Ruang Publik

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid di Gereja Kristen Jawa Gandaria, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Sabtu (31/7/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuat aturan untuk warganya perihal berkegiatan ke ruang publik.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah, mengatakan warga ibu kota wajib memiliki sertifikat vaksin Covid-19 jika ingin berkegiatan ke ruang publik.

"Jadi, kita secara bertahap melakukan pembukaan pada aktivitas-aktivitas dan itu membutuhkan persyaratan vaksin," jelas Anies, kepada Wartawan, di Jakarta, Minggu (1/8/2021).

"Karena itu, program vaksinasi yang sekarang diluncurkan menjadi solusi bagi masyarakat di Jakarta," lanjut Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan kebudayaan ini mengimbau masyarakat yang belum vaksin Covid-19 segera mendapatkannya.

Baca juga: Ingat Kakek Safar yang Gowes Sepeda 15 Km Demi Ikut Vaksin? Ivan Gunawan Terharu Lalu Hadiahi Motor

"Saya mengimbau kepada masyarakat, mengharuskan menggunakan vaksin," imbau Anies.

Hal tersebut dilakukan guna mengurangi resiko maupun gejala Covid-19.

Baca juga: Dukung Program Vaksinasi Covid-19, Bank DKI Sediakan Dua Unit Mobil Vaksin Keliling

Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Anies menyebut 2,3 persen dari 4,2 juta orang yang sudah divaksin tetap terkena Covid-19.

"Dari 4,2 juta orang ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin minimal dosis pertama, hanya 2,3 persen yang tetap terinfeksi.

"Angkanya kecil sekali," kata Anies Baswedan melalui video yang diunggah di kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Meski begitu, jumlah ini menurut Anies Baswedan merupakan beberapa efek baik dari perluasan vaksinasi Covid-19.