Ibu-ibu Naik Beat Tewas Tertabrak Pengendara Moge di Bintaro

Editor: Jaisy Rahman Tohir
Motor gede yang menabrak ibu-ibu pengendara Beat di Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangsel, Minggu (1/8/2021)

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Kecelakaan maut terjadi di kawasan Bintaro Sektor 7, tepatnya di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, dekat Hotel Santika, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), hari ini, Minggu (1/8/2021).

Insiden itu terjadi sekira pukul 06.30 WIB saat ramai orang lalu lalang berolahraga.

Dua pengendara sepeda motor diduga bertabrakan hingga menewaskan salah satu di antaranya.

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama Baso, mengungkapkan kronologi kecelakaan tersebut.

Mulanya, seorang pria berinisial AS, pengendara motor gede alias moge Kawasaki ER-6n, melaju dari arah Flyover Permata ke arah lampu merah Penabur.

Sesampainya di dekat Hotel Santika, AS diduga menabrak wanita paruh baya, pengendara Honda Beat di depannya.

Baca juga: Tracing Dua Harimau Sumatra Positif Covid-19, Petugas Taman Margasatwa Ragunan Negatif

Baca juga: Sempat Terpapar Covid-19, Dua Harimau Sumatra di Ragunan Sudah Sehat

Nanda mengatakan, pengendara Honda Beat itu wanita berinisial H, usianya sudah 49 tahun.

"H yang berada didepannya pada saat itu sedang berhenti hendak berbelok kearah kiri."

"Posisi benturan, bagian depan dari kendaraan sepeda motor Kawasaki ER-6N milik  AS menabrak bagian belakang dari kendaraan sepeda motor Honda beat milik H," papar Nanda melalui aplikasi pesan singkat.

Akibatnya, ibu-ibu pengendara Beat mengalami cidera parah di bagian kepala hingga tewas di lokasi.

Ilustrasi kecelakaan sepeda motor (kompas.com/jitetkoestana)

"H mengalami luka pendarahan pada kepala selanjutnya meninggal dunia di TKP," jelas Nanda.

Nanda mengatakan, jenazah H langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Jakarta Selatan.

Sementara AS yang luka ringan dibawa ke Polres Tangsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Sementara pengendara sepeda motor ER-6n, AS, sementara sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Nanda.