2 Pendamping PKH Kasus Pungli Bansos di Tangerang Dipanggil Polisi, Risma Sempat Marah Saat Blusukan

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini blusukan ke perkampungan di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (28/7/2021) - Polres Metro Tangerang Kota akhirnya memanggil dua pendamping penerima program keluarga harapan (PKH) untuk diperiksa.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota akhirnya memanggil dua pendamping penerima program keluarga harapan (PKH) untuk diperiksa.

Pemanggilan pendamping PKH tersebut bermaksud untuk menjadi saksi soal kasus pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial.

TONTON JUGA

Pemanggilan tersebut merupakan buntut penemuan pungli bansos oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang pada Rabu (28/7/2021).

Pada hari itu Risma melakukan blusukan untuk mengetahui distribusi bansos tanpa sepengetahuan Pemerintah Kota Tangerang.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, pemanggilan saksi pendamping PKH dilakukan pada Senin (2/8/2021).

Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini blusukan ke perkampungan di Kota Tangerang untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Rabu (28/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Menurutnya, pendamping PKH tersebut merupakan pendamping dari lima penerima bansos yang sudah diperiksa terlebih dahulu.

"Jadi Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota sudah memanggil dua saksi baru. Salah satunya itu pendamping (PKH)," kata Rachim saat dikonfirmasi, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Janda Pemilik Warung Nasi di Bogor Dibunuh Sopir Angkot, Direncanakan Lama & Asmara Jadi Pemicunya

Kendati demikian, Rachim belum bisa membeberkan hasil dari pemeriksaan yang sudah berjalan sekira satu pekan.

Halaman
123