Info Kesehatan

Cara Menjaga Kesejahteraan Hewan Perliharaan di Tengah Pandemi, Komitmen Pemilik Jadi Kunci Utama

Editor: Kurniawati Hasjanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pradikta Wicaksono dan Jimbon. Cara Menjaga Kesejahteraan Hewan Perliharaan di Tengah Pandemi, Komitmen Pemilik Jadi Kunci Utama.

TRIBUNJAKARTA.COM - Untuk menjaga kualitas hidup hewan perliharaan, salah satu cara yang bisa dilakukan pet parents alias pemilik anabul dengan memantau kesejahteraannya.

Kesejahteraan hewan perliharaan satu di antaranya bisa dilihat melalui kesehatannya. 

Untuk mengukur kesejahteraan hewan, bisa dilihat melalui lima pet animal freedom.

drh Novi Wulandari, dokter hewan sekaligus Corporate Affairs Manager PT Royal Canin Indonesia memaparkan, kesejahteraan hewan peliharaan bisa dilihat melalui nutrisi yang baik.

Selain itu, hewan bebas dari rasa sakit maupun cedera, memiliki kesehatan mental yang baik, tempat tinggal yang ideal, dan bisa mengekspresikan sikap natural.

Ilustrasi kucing (freepik.com)

"Bagi yang memelihara hewan anjing dan kucing bersamaan, sebaiknya dipisahkan ruangan. Selain itu, biasanya anjing juga suka stres karena sering diajak main anak kecil," ucap drh Novi dalam webinar pada Jumat (6/8).

drh Novi memaparkan, pemilik hewan perliharaan harus mempertimbangkan akses fasilitas kesehatan untuk anak bulunya.

Baca juga: Catat! Kebutuhan Setiap Hewan Berbeda, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

"Sebaiknya punya nomor dokter hewan 24 jam agar bisa berjaga-jaga untuk diagnosa cepat dan penanganan jika terjadi sesuatu hal," tegas drh Novi.

Memelihara hewan, lanjut drh Novi, erat kaitannya dengan tiga komitmen yang harus dimiliki pemilik.

Tiga komitmen ini untuk menjamin kesejahteraan anabul.

"Pertama komitmen waktu. Ketika punya hewan perliharaan harus diurus benar-benar," papar drh Novi.

Tanpa komitmen waktu, pemilik tak dapat menjaga kesehatan dan kebersihan anak bulunya.

Baca juga: Tips Memandikan Kucing Persia Agar Bulunya Halus dan Tidak Rontok

Saat sudah tak terawat dan terurus itu, banyak hewan yang dibuang karena sudah tak lagi sehat, cantik maupun lucu.

Kemudian, drh Novi lanjut, dibutuhkan komitmen finansial.

Ilustrasi kucing (TRIBUNJAKARTA/KURNIAWATI HASJANAH)

Komitmen ini berkaitan dengan biaya makanan hewan, dan mengecek kondisi kesehatan anak bulu secara rutin.

Menurut drh Novi, hewan yang rutin mendapatkan pemeriksaan medis minimal dua kali dalam setahun memiliki jangka waktu dan kualitas hidup lebih baik.

"Jangan tunggu sakit baru ke dokter hewan. Meski hewan hanya di rumah saja, seringkali ada serangga yang sulit terlihat oleh mata seperti kutu atau cacing yang bisa menjangkiti," tegas drh Novi.

Komitmen terakhir yakni pemilik berkomitmen untuk bersama sepanjang hayat hewan perliharaan.

Baca juga: Cek Sederet Penyebab Mata Kucing Berair, Apakah Berbahaya?

Yang berarti, pemilik bersedia memberikan kesejahteraan layak pada hewan yang diperlihara.

"Di saat kondisi kritis hewan, pemilik juga harus siap menemani dan merawatnya," papar drh Novi.

Jatuh Hati pada Hewan Perliharaan

Komika Raditya Dika memaparkan, alasannya memelihara hewan perliharaan karena dipengaruhi lingkungan keluarga sejak kecil yang memelihara anak bulu.

Beranjak dewasa, ia pun menghabiskan masa lajangnya dan mulai memutuskan memelihara kucing agar bisa menemani di rumah.

"Kan sedih ya kalau keluar kamar gak ada yang dilihat. Tidur juga sendirian, akhirnya memilih punya teman, ya kucing. Walaupun dalam kasus saya antara pet dan majikan suka ketuker. Kadang saya ngerasa saya pet-nya, mereka majikannya," kata Raditya Dika.

Pria yang kini memiliki lima kucing di rumahnya itu terus menjaga agar teman-teman hidupnya itu bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Baca juga: Cerita Bowie, Peternak Kucing Asal Depok: Harga Jual Sentuh Puluhan Juta, Selektif Terhadap Pembeli

Hal itu dilakukannya mengingat kucing telah memberikan kebahagiaan pada hidupnya mulai dari dirinya sendiri hingga saat ini berkeluarga dan memiliki dua orang anak.

"Bisa senang punya kucing karena mereka jadi teman. Mulai saya bujang sampai sekarang ketika berkeluarga dan anak sudah lahir. Senangnya juga karena punya kucing anak-anak bisa jadi kenal sama hewan,” ujar Raditya Dika.

YouTuber, penulis dan komika Raditya Dika di acara perluncuran Royal Canin Club, Jumat (6/8). (Dok. Royal Canin)

Berbeda dengan Radit, penyanyi Pradikta Wicaksono alias Dikta Yovie & Nuno memaparkan, alasannya memelihara kucing lantaran diberikan oleh temannya.

"Ketemu Jimbon saat usianya tiga bulan, dikasih sama teman," terang Dikta pada Webinar, Sabtu (7/8).

Baca juga: Jarang Disadari, Berikut 7 Tanda Kucing Bahagia dan Merasa Nyaman

Dikta memaparkan, awalnya ia memilih salah satu kucing yang terlihat pendiam.

Lalu, tiba-tiba ia justru melihat Jimbon, kucing yang tampak berbeda dari kucing lainnya karena bertubuh besar.

"Gue memilih Jimbon paling tengil," tegas Dikta.

Pradikta Wicaksono alias Dikta Yovie & Nuno dan kucingnya, Jimbon di acara Royal Canin (Dok. Royal Canin)

Selama tinggal dengan Jimbon, Dikta kerap kali membagikan aktivitas sehari-harinya bersama kucing kesayangannya.

Meski demikian, Dikta beberapa kali pergi ke luar kota atau luar negeri, meninggalkan Jimbon di rumahnya.

Pada kondisi tersebut, Jimbon dirawat oleh orang kepercayaan Dikta.

Baca juga: Pilih Kucing Sebagai Teman Hidup, Begini Siasat Raditya Dika Cegah Istri Tertular Toksoplasma

"Kalau ditinggal lama, misalnya sebulan, ada orang yang pulang pergi ke sini. Ada lah orang kepercayaan gue buat kasih makan dan main sama Jimbon," papar Dikta.

Di sisi lain, pria berusia 35 tahun ini konsisten dalam memilih perawatan Jimbon.

Dikta memaparkan, ia telah memiliki langganan grooming untuk Jimbon dan dokter hewan yang siap sedia untuk konsultasi.

"Ada kontak dokter hewan yang bisa diajak konsultasi, Jimbon juga sering pergi ke dokter untuk periksa kesehatan," tegas Dikta.

Pantau Kesejahteraan Hewan Perliharaan

Untuk membantu menciptakan dan memantau kesejahteraan hewan peliharaan, Royal Canin Indonesia menghadirkan sebuah aplikasi yang disebut Royal Canin Club dilengkapi dengan tagline #SayangiLebihLakukanLebih.

Melalui aplikasi ini, pemilik hewan peliharaan bisa memantau semua kebutuhan hewan peliharaannya.

“Aplikasi menyediakan promo eksklusif, voucher, platform e-learning, tip, lokasi toko, dan rekomendasi produk hewan kesayangan di setiap tahap pertumbuhan hewan kesayangan dan poin reward yang dapat digunakan kapan saja dengan nyaman,” ungkap Rani Achyar, PRO Pillar Head Royal Canin Indonesia.

Dengan beragam fitur tersebut, kamu bisa dapat memberikan perawatan dan nutrisi yang tepat di setiap tahap kehidupan hewan peliharaan agar dapat hidup secara optimal dan bahagia.

Dalam satu aplikasi, termuat berbagai macam informasi kredil seputar hewan peliharaan.

Kamu bisa memasukan jenis dan nama hewan peliharaan kamu untuk memantau perkembangannya.

Ada beberapa pertanyaan sederhana yang bisa diisi untuk menggambarkan kondisi hewan peliharaan.

Sistem di aplikasi akan membaca algoritma data dari hewan peliharaan dan kamu akan disuguhkan berbagai macam informasi yang dibutuhkan pet parents sesuai dengan kebutuhan hewan peliharaannya.

Mulai dari pola makan dan nutrisi, kesehatan pencernaan, perawatan terkait kelahiran dan penuaan, penuaan bulu hewan peliharaan, dan masih banyak lagi.

Berita Terkini