PON Papua

Tim Wushu DKI Jakarta Diperkuat Petarung MMA di PON Papua

Editor: Wahyu Septiana
Laode Abdul Haris Sofyan (kiri) bersama dengan Handayani (kanan) dua atlet wushu DKI Jakarta

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tim kontingen atlet wushu DKI Jakarta akan diperkuat atlet petarung profesional mix martial art (MMA) saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

Dari 17 atlet wushu yang dibawa, terdapat satu atlet andalan yang bermain di nomor wushu sanda.

Atlet tersebut adalah Laode Abdul Haris Sofyan.

Abdul Haris tak lain adalah atlet wushu yang juga petarung profesional mix martial art (MMA).

Saat ditemui oleh Warta Kota di Gedung Balai Kota, lantai 2, Rabu (15/9/2021) kemarin, Abdul Haris mengatakan dirinya antusias mengikuti PON XX Papua.

"Persiapan saya sudah lama, sejak 2019 lalu," bukanya.

Kontingen atlet wushu perwakilan DKI Jakarta berfoto bersama sebelum berangkat menuju PON Papua XX, di Ruang Pola Balai Kota Jakarta, Rabu (15/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Abdul Haris sendiri penasaran dengan suasana PON yang akan dilangsungkan di Papua nanti, termasuk mengantisipasi kekuatan lawan-lawannya.

Baginya ada satu provinsi yang cukup diwaspadainya dalam merebut emas yakni Jawa Barat. Namun, dirinya percaya diri bisa mengalahkan pesaing-pesaingnya.

Baca juga: DKI Jakarta Bawa Pasukan 1.029 Orang ke PON Papua, Mas Anies Pasang Target Juara Umum

Abdul Haris sendiri mengatakan terbantu dengan aktifnya dirinya bermain di MMA, meskipun aturan wushu sanda berbeda dengan MMA, namun secara jam terbang ia merasa cukup terbantu.

"Kalau di wushu pertandingan kan jarang, tetapi di MMA selalu ada," terangnya.

Halaman
1234