Penembakan Ustaz di Tangerang

Tangan Terborgol, Isak Tangis Juragan Angkot Dengar Istri Dinodai Paranormal, Begini Sikap Polisi

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yogi Jakarta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jumpa pers penembakan Armand di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/9/2021).Isak tangis juragan angkot berinisial M yang menjadi dalang penembakan Ustaz Armand ketika dihadirkan polisi pada jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (28/9/2021).

Polisi meringkus M di sebuah rumah makan di Serang, Banten, Kamis (23/9/2021).

Berselang 4 hari atau pada Senin (27/9/2021), polisi menangkap 2 pelaku lainnya berinisial K dan S.

"(Pelaku K dan S) kita amankan di tempat yang sama di Serang," ujar Yusri.

Dari penangkapan ketiga pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata api, helm, pakaian, dan 1 unit sepeda motor.

M, K, dan S kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Baca juga: Rayuan Maut Paranormal ke Istri Pengusaha di Tangerang, Mau Pasang Susuk Berujung Hubungan Terlarang

Polisi masih memburu seorang pelaku penembakan ustaz Armand di Kunciran, Pinang, Kota Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pelaku yang masih buron itu berinisial Y.

Ia bertugas menjadi penghubung antara otak pelaku berinisial M dengan eksekutor dan joki berinisial K dan S.

Polisi pun mengultimatum pelaku Y untuk segera menyerahkan diri ke polisi.

Penembakan Ustaz Armand (43) oleh orang misterius pada Sabtu (18/9/2021) usai salat Magrib di kediamannya Jalan Nean Saba RT 02 / RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (Wartakotalive.com/Nur Ichsan)

"Kami kasih waktu kepada Y 3x24 jam untuk segera menyerahkan diri ke Polda Jaya atau Polres Metro Tangerang Kota," kata Yusri saat merilis kasus ini, Selasa (28/9/2021).

Halaman
1234