Minta Warga Hormati Penamaan Jalan Mustafa Kemal Ataturk, Wagub DKI: Demi Kerja Sama Indonesia-Turki

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beserta Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana telah meninjau pembelajaran tatap muka di SMKN 2 Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rencana pemerintah menggunakan nama tokoh Presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk sebagai nama jalan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat banjir kritik.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meminta masyarakat menghormati keputusan tersebut.

Sebab, pergantian nama jalan ini merupakan bagian dari kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Turki.

"Penamaan jalan ini kan bagian kerja sama antar negara, antara pemerintah Indonesia dan Turki. Ya kita juga saling membantu, saling menghormati," ucapnya, Senin (18/10/2021).

Terlebih, nama Presiden Soekarno sudah lebih dulu diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Turki.

Walau demikian, ia mengaku menghargai masukan yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah.

Baca juga: PKS Kritisi Wacana Mustafa Kemal Ataturk Jadi Nama Jalan di Jakarta: Sangat Diktator

"Memang ada beberapa pendapat dari kelompok masyarakat yang kami juga harus hormati, dan kami perhatikan, pertimbangkan," kata Ariza.

Untuk mengatasi polemik yang sudah berkembang di masyarakat, Ariza mengatakan, Pemprov DKI bersama pemerintah pusat bakal mencarikan solusi terbaik.

"Insya Allah pemerintah akan mencarikan solusi yang terbaik supaya baik bagi semua, termasuk hubungan kita dengan pemerintah Turki menjadi lebih baik," tuturnya.

Halaman
12