Polisi Ringkus 3 Pelaku Spesialis Maling Toko di Jakarta Timur, 1 Masih Buron

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penjara. Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur meringkus komplotan pencuri yang membobol tiga toko di Jalan Utan Kayu Raya, Kecamatan Matraman pada Rabu (6/10/2021) lalu.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur meringkus komplotan pencuri yang membobol tiga toko di Jalan Utan Kayu Raya, Kecamatan Matraman pada Rabu (6/10/2021) lalu.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur Kompol Indra Tarigan mengatakan pelaku yakni Andi Prayitno (26), Asep Supriadi (32), dan Heru Dimas (28) diringkus pada Minggu (17/10/2021).

Andi dan Asep diringkus di tempat tinggalnya Rusun Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung, sementara Heru di indekosnya kawasan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman.

"Mereka ini maling spesialis toko yang sudah sering melakukan aksinya di berbagai wilayah Jakarta Timur, Bekasi, dan Depok," kata Indra saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (18/10/2021).

Modus yang digunakan ketiganya membobol toko saat dalam keadaan tutup lalu merampas barang elektronik operasional toko, hingga uang keuntungan dagang di meja kasir.

Baca juga: Klinik di Kebon Jeruk Dibobol Maling, Pelaku Sadar Kamera Ikut Ambil Data CCTV

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu set master kunci, lima mata kunci L, satu buah obeng yang digunakan mereka untuk membobol gembok dan kunci toko incaran mereka.

Kemudian dua helm dikenakan pelaku saat membobol tiga toko di Jalan Utan Kayu Raya, Kecamatan Matraman, satu tablet, dan tiga handphone hasil curian yang belum sempat dijual ke penadah.

Baca juga: Tak Kenal Waktu, MalingĀ  Motor di Depok Beraksi Siang Bolong Tanpa Ketahuan Pemilik

"Berdasarkan pengakuan ketiganya mereka juga melakukan pencurian dengan tersangka bernama Lukman. Namun saat anggota bergerak ke rumahnya di Rawa Bunga, Jatinegara tersangka Lukman sudah kabur," ujarnya.

Indra menuturkan ketiga tersangka kini sudah ditahan di Rutan Mapolrestro Jakarta Timur guna keperluan penyidikan lebih lanjut dan melengkapi berkas perkara agar segera dilimpah ke Kejaksaan.

Ketiga tersangka yang menjual hasil curian ke penadah lalu dibagi rata dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian Disertai Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.