Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Sebulan Lebih Tidak ada Kematian Akibat Covid-19 di Tangsel, Ini Penyebabnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vaksinasi Covid-19 di Mapolsek Pamulang, Jalan Surya Kencana nomor 1, Pamulang Barat, Pamulang, Tangsel, Kamis (1/7/2021).

TRIBUNJAKARTA, TANGERANG SELATAN - Sudah sebulan lebih, tepatnya sejak 1 Oktober 2021, tidak ada lagi angka kematian akibat Covid-19 di Tangerang Selatan (Tangsel).

Sampai 1 Oktober 2021, jumlah warga Tangsel yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 sebanyak 729 orang.

Hari ini, Minggu (14/11/2021) angka tersebut masih ada.

Selama 45 hari Tangsel menunjukkan data 0 angka kematian akibat virus ganas itu.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengungkapkan, pencapaian 0 angka kematian bukan terjadi begitu saja.

Melainkan merupakan buah dari hasil kerja keras penanggulangan pandemi yang dijalankan secara kontinu dan fokus.

"kita 0 kematian dan angka kesembuhan 97 persen, disiplin masyarakatnya 80,8 persen," kata Benyamin di Jalan Maruga, Ciputat.

Benyamin mengatakan, perkara utama yang menghasilkan rekor sangat baik itu adalah vaksinasi.

Baca juga: Target Sasaran Vaksinasi Covid-19 Kota Bekasi Belum Tercapai, Suntik Dosis Kedua Baru 64 Persen

Menurut Benyamin, dengan semakin tingginya capaian vaksinasi, maka dampak paparan Covid-19 tidak akan signifikan.

Hal itu membuat warga Tangsel yang sudah divaksin, jika terpapar tidak akan terlalu parah.

"Yang pertama hasilnya dari vaksinasi bagaimanapun. Vaksinasi itu kan menekan, menurunkan resiko yang kena covid."

"Jadi walaupun kena covid yang tadinya berat itu jadi ringan itulah hasil vaksinasi memang bagaimanapun," pungkas Benyamin