Antisipasi Virus Corona di DKI

26 Ribu Warga Kebayoran Lama Belum Divaksin Covid-19, Camat Targetkan Capai 80 Persen Bulan Ini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi vaksin Covid-19

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, menyebut Kecamayan Kebayoran Lama termasuk salah satu wilayah dengan capaian vaksinasi Covid-19 terendah.

"Kebayoran lama termasuk (paling rendah capaian vaksinasi di Jakarta Selatan). Tertinggi di Jagakarsa, Cilandak," kata Munjirin saat dikonfirmasi, Minggu (21/11/2021).

Ia mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 di Kebayoran Lama baru mencapai 76 hingga 78 persen.

"Kita akan coba sisir terus karena sisanya lumayan banyak. Saat ini masih 76-78 persen," ujar dia.

Sementara itu, Camat Kebayoran Lama, Iwan Santoso mengatakan, masih ada sekitar 26 ribu warganya yang belum divaksin Covid-19.

"Target kami 266 ribu (warga divaksinasi), sampai saat ini masih 240 ribu. Artinya kekurangan 20 persen," tutur Iwan.

Ia menargetkan vaksinasi Covid-19 bisa mencapai 80 persen pada akhir November 2021.

Baca juga: Ogah Ditindak Satpol PP, Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Akan Dibongkar Mandiri Pemiliknya

"Seperti sekarang ini tinggal Cipulir yg kurang dua persen lagi karena posisinya 78 persen, Grogol Selatan sudah 79 persen dan Kebayoran Lama Itara itu 78,9 persen. Artinya tinggal sedikit lagi 80 persen untuk semua kelurahan di Kebayoran Lama," terang dia.

Menurutnya, saat ini cukup banyak warga Kebayoran Lama yang sudah berpindah domisili. Hal itu juga yang menjadi kendala vaksinasi di Kebayoran Lama.

"Artinya warga sudah pindah ke wilayah lain tapi masih tercatat. Nah itu sebenarnya perlu cleansing data yang lebih. Saat ini sebenarnya sudah dilakukan cleansing data, tapi data yang diberikan ke kami sebagai target itu masih data yang warganya sudah tidak terdaftar di kita," ucap Iwan.