Nasib Bocah dengan Keterbelakangan Mental Jadi Korban Aniaya: Kukunya Dicopot Paksa, Bibir Terluka

Editor: Siti Nawiroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi penganiayaan anak.

TRIBUNJAKARTA.COM - Malangnya nasib bocah bernisial M (13) dengan keterbelakangan mental di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, jadi korban penganiayaan, Jumat (3/12/2021).

Bocah di bawah umur tersebut dianiaya oleh seorang pria berinisial D (57).

Mirisnya lagi, korban dan pelaku masih satu kampung.

Kapolsek Tegalbuleud IPTU Deni Miharja mengatakan, terduga pelaku telah diamankan di wilayah pesisir pantai Tegalbuleud.

"Dari tangan tersangka diamankan barang bukti satu buah pisau cukur yang digunakan oleh pelaku. Tali terbuat dari akar daun Pandan," jelasnya.

Baca juga: Tak Punya Uang saat Diminta, Ibu di Aceh Utara Dimaki Anak Kandung, Pelaku Juga Aniaya Ayahnya

Diketahui, korban menderita luka di bagian kaki, terdapat tujuh kuku di jari kaki korban hilang dan luka di bagian mulut.

"Diduga pelaku melakukan penganiyaan tersebut dengan cara melepas bagian kuku jari kaki sebelah kiri dan sebelah kanan dengan cara disayat mengunakan benda tajam, dan selanjutnya pelaku membakar bibir atas sebelah kiri korban," kata Deni.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 80 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pelaku yang Aniaya Anak Keterbelakangan Mental di Sukabumi Ditangkap, Kuku Kaki Korban Dicopot Paksa