Virus Corona di Indonesia

Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran, Wali Kota Depok Pertanyakan Pengawasan di Lapangan

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat dijumpai wartawan di GOR Kota Depok - Pemerintah menerapkan vaksinasi booster menjadi syarat bagi masyarakat yang hendak melalukan perjalanan mudik pada lebaran mendatang.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Pemerintah menerapkan vaksinasi booster menjadi syarat bagi masyarakat yang hendak melalukan perjalanan mudik pada lebaran mendatang.

Kebijakan ini pun menuai komentar dari berbagai kalangan, tak terkecuali dari Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Kepada wartawan, orang nomor satu di Kota Depok ini mempertanyakan ihwal pelaksanaan dan pengawasannya di lapangan.

"Aplikasinya kan belum ada, yang di PeduliLindungi vaksin kedua belum ada vaksin ketiga," ujar Idris pada wartawan, Jumat (25/3/2022).

"Tidak semua jalan setiap kota-kota nanti ada PeduliLindungi, kecuali tempat-tempat keramaian kayak mal, pasar-pasar tradisional mungkin bisa. Kalau tempat umum kan gak bisa siapa saja bisa," sambungnya lagi.

Baca juga: Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022, Ini Cara Daftar Vaksin Booster Via PeduliLindungi dan Aplikasi JAKI

Lebih lanjut, Idris berujar vaksinasi booster di Kota Depok sendiri ia akui masih rendah.

"Booster masih rendah, ini yang kami juga khawatir yaitu 19 persen," tuturnya.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, saat dijumpai wartawan di kantornya, Senin (7/2/2022). (Dwi Putra Kesuma/TribunJakarta.com)

"Artinya kalau memang konsisten dengan aturan ini, maka banyak yang gak bisa pulang mudik," pungkasnya.