Pilpres 2024

Demokrat Nilai Anies Baswedan Jadi Capres NasDem Tak Pengaruhi Penyelesaian Masalah Jakarta

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (8/11/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Fraksi Partai Demokrat DKI Jakarta menilai deklarasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres pada Pilpres 2024 dari Partai NasDem tak berpengaruh signifikan terhadap penyelesaian masalah di ibu kota.

Hal ini diutarakan Ketua DPD Demokrat DKI Jakarta Mujiyono lantaran masa jabatan Anies sebagai kepala daerah hanya tersisa beberapa hari lagi.

"Pencapresan Pak Anies dilakukan 14 Hari sebelum masa baktinya berakhir tanggal 16 Oktober 2022. Hal ini menurut kami tidak akan berpengaruh signifikan terhadap penyelesaian masalah di Jakarta," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (5/10/2022).

Pria yang akrab disapa MJN ini menyebutkan permasalahan di Jakarta diselesaikan secara terencana dan terukur.

"Ada RPJMD dan APBD setiap tahun yang telah ditetapkan bersama, inilah yang menjadi acuan bagi setiap SKPD untuk menyelesaikan permasalahan di Jakarta selama periode kepemimpinan Anies Baswedan," lanjutnya.

Baca juga: Peran Besar 2 Dedengkot Golkar di Pencapresan Anies Baswedan: Dukungan hingga Muluskan Tiket Pilpres

Kendati begitu, politisi Demokrat ini tetap mengingatkan Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu untuk menyelesaikan tugasnya sebelum lengser.

"Fraksi Partai Demokrat berharap Bapak Gubernur Anies Baswedan dapat mempersiapkan proses transisi yang baik bagi PJ Gubernur sehingga pembangunan di DKI Jakarta tetap berkesinambungan. Selain itu, tentu saja berharap dapat menyelesaikan PR yang dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat ini," pungkasnya.

Dikritik PDIP

Sebelumnya diberitakan,anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak sebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang fokus untuk maju Pilpres 2024.

Sehingga berujung dengan permasalahan banjir di Jakarta yang belum terselesaikan.

"Saya kira Gubernur sudah fokus ke Capres, sedang euforia mendapat dukungan Partai untuk bacapres. Kita hanya bisa berharap ke Pj Gubernur yang akan datang untuk menyampaikan permasalahan Jakarta," katanya, Rabu (5/10/2022).

Tak hanya banjir, politisi PDI-Perjuangan ini menilai orang nomor satu di DKI itu belum bisa menyelesaikan permasalahan macet di ibu kota.

Ia pun menyerahkan penilaian ini terhadap masyarakat.

"Selama 5 tahun juga dia tidak mampu. Apalagi dalam seminggu lebih. Mungkin Gub akan ganti nama jalan yang banjir biar jejak banjirnya hilang. Biarkan masyarakat menilai sendiri, apa dampak pilihan Gub bila tidak mampu mengatasi persoalan. Sekarang malah diajukan Bacapres dari Partai tertentu, buah dari pilihan di dalam bilik suara akan dirasakan 5 tahun," pungkasnya.