Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Tembus 23.224, Mayoritas Tanpa Gejala

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Virus Corona - Jumlah kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak, saat ini jumlahnya mencapai 23.224 kasus.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jumlah kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak, saat ini jumlahnya mencapai 23.224 kasus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.233 pasien dirawat di rumah sakit dan 21.991 orang lainnya tanpa gejala sehingga melakukan isolasi mandiri.

Adapun total kasus Covid-19 yang terjadi di DKI Jakarta sejak pandemi melanda pada awal 2020 lalu sudah mencapai 1.491.558 kasus.

Rinciannya, sebanyak 1.452.614 orang dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 97,4 persen.

Kemudian tingkat kematian karena Covid-19 mencapai 1,1 persen atau 15.720 orang.

Dinkes: Lonjakan Akibat Varian Covid-19 XBB

Kepala Dinkes DKI Widyastuti mengatakan, peningkatan kasus ini tidak terlepas dari Covid-19 varian XBB.

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di DKI Tembus 23 Ribu, Dinkes DKI: Varian XBB Jadi Biang Keladinya

"Peningkatan kasus ini ada berbagai faktor ya, tapi salah satunya adanya varian baru," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (18/11/2022).

Anak buah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta ini pun mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum usai.

Ia pun minta agar masyarakat tetap disiplin dan tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.

Ilustrasi virus corona varian Omicron asal Afrika Selatan dan disebut tidak bisa dilawan vaksin virus corona saat ini (freepik)

"Poinnya adalah kita tetap waspada dan tetap mengingatkan bahwa Covid-19 belum selesai, meskipun levelnya PPKM Level 1," ujarnya.

"Tapi tetap kami ingatkan bahwa protokol kesehatan tetap harus dijaga, tetap pakai masker," sambungnya.

Untuk mencegah semakin meluasnya pandemi Covid-19, Dinkes DKI juga bakal terus memasifkan vaksin dosis ketiga atau booster.

Halaman
12

Berita Terkini