Pilpres 2024

Versi Survei Indikator Politik: Capres 2024, Anies Baswedan Susul Prabowo, Buntuti Ganjar Pranowo

Editor: Elga H Putra
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Elektabilitas bakal kandidat capres Pemilu 2024 Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo

TRIBUNJAKARTA.COM - Berdasarkan versi survei Indikator Politik Indonesia, posisi Anies Baswedan kini sudah menyusul Prabowo Subianto di posisi kedua capres potensial untuk 2024.

Kini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berada di posisi kedua capres potensial 2024 versi survei Indikator Politik di bawah Ganjar Pranowo.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan meski Ganjar Pranowo unggul dalam berbagai simulasi, namun dukungan Anies capres terjadi peningkatan.

Kata Burhanuddin, Anies mengalami peningkatan dukungan dalam waktu kurang lebih dua bulan atau sejak dia tak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sebaliknya, kata Burhanuddin, Ganjar dan Prabowo Subianto trennya cenderung menurun.

Baca juga: Demi Lanjutkan Program Warisan Anies Baswedan, Pemprov DKI Cari Operator Baru Bike Sharing

"Terutama Prabowo. Sebelumnya masih di posisi ke dua selama kurang lebih enam bulan dan Anies di urutan ke tiga," ujar Burhanuddin dalam rilis surveinya secara virtual, Kamis (1/12/2022).

"Terakhir kondisinya berbalik, Anies di posisi dua dan Prabowo Subianto di urutan tiga," lanjut dia.

Sedangkan dalam simulasi tiga nama, Ganjar tetap berada posisi teratas.

Disusul Anies yang berhasil menyalip Prabowo dan menempati posisi kedua.

Elektabilitas bakal kandidat capres Pemilu 2024 Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo (Kolase dok. Tribunnews)


"Ganjar 33,9 persen unggul tipis dari Anies 32,2 persen. Sementara Prabowo 23,9 persen di urutan ke tiga berjarak cukup lebar dengan dua pesaingnya," imbuhnya.

Sebagai informasi, survei tatap muka secara nasional ini digelar sejak 30 Oktober hingga 5 November 2022.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.220 orang.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error-MoE) sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

Baca artikel lainnya dari TribunJakarta.com di Google News

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Survei Indikator Politik: Nyalip Prabowo, Dukungan Anies Capres Meningkat

Berita Terkini