Sempat Dikira Anak Kucing, Bayi Laki-laki Ditemukan di Tempat Sampah Terminal Pulogebang

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tempat sampah di area keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang lokasi ditemukan bayi, Jakarta Timur, Selasa (6/12/2022).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Sesosok bayi laki-laki ditemukan di dalam tempat sampah area keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Kepala Terminal Terpadu Pulogebang, Bernad Pasaribu mengatakan bayi laki-laki yang baru dilahirkan ditemukan pada Senin (5/12/2022) oleh penumpang.

"Ditemukan kemarin sekira jam 16.00 WIB dalam keadaan hidup," kata Bernad di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/12/2022).

Penemuan bayi tersebut berawal ketika seorang penumpang mendengar suara dari dalam tong sampah di area keberangkatan.

Kala itu awalnya penumpang mengira bahwa suara tersebut berasal dari anak kucing, namun setelah dicek ditemukanlah bayi berjenis kelamin laki-laki.

Temuan lalu dilaporkan petugas Terminal Terpadu Pulogebang ke jajaran Polsek Cakung dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

"Bayinya sudah diserahkan ke pihak kepolisian, dan informasinya langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan medis," ujar Bernad Pasaribu.

Baca juga: Diduga Luput Dari Perhatian Orang Tua, Bayi 15 Bulan Tewas Tenggelam di Bak Mandi

Dari hasil penyelidikan jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur pada rekaman CCTV menyorot kejadian, bayi tersebut sengaja dibuang seorang perempuan.

Berdasar rekaman CCTV, pelaku membuang bayi yang dibungkus kantong plastik ketika sejumlah penumpang sedang berada di area keberangkatan.

Namun tidak ada yang menyadari bahwa isi dari kantong plastik dibuang merupakan sesosok bayi, hingga akhirnya bayi ditemukan dalam tong sampah

Tempat sampah di area keberangkatan Terminal Terpadu Pulogebang lokasi ditemukan bayi, Jakarta Timur, Selasa (6/12/2022). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Kapolsek Cakung Kompol Syarifah Chaira membenarkan kasus, namun karena melibatkan anak penanganan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

"Sudah kita limpahkan ke Renakta (Remaja, Anak, dan Wanita) Polres. Mengingat anak dibawah di bawah umur," kata Syarifah.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com diĀ Google News

Berita Terkini