Persija Jakarta

Persija Perpanjang Kontrak Maman dan Toncip, Ada Tugas Khusus yang Tak Bisa Diemban Pemain Lain

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Maman Abdurahman dan Tony Sucipto, dua pemain gaek yang sepakat memperpanjang masa baktinya di Persija Jakarta.

TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta memperpanjang kontrak dua pemian uzurnya, Maman Abdurahman dan Tony Sucipto.

Keduanya merupakan pemain paling senior di tim kebanggaan Jakmania itu.

Maman kini berusia 41 tahun, sedangkan Tioncip, panggilan karibnya, kini berusia 37 tahun.

Bukan tanpa alasan manajemen belum mendepak eks Persib Bandung.

Keduanya kini memiliki tugas penting di luar kewajiban bermain baik di lapangan.

Tugas itu hanya bisa diemban pemain dengan pengalaman berlimpah yang dimiliki pemain selevel Maman dan Toncip.

Maman dan Toncip dipastikan akan melanjutkan masa baktinya untuk Macan Kemayoran hingga akhir Liga 1 2023-2024.

Pemain kelahiran Jakarta, 12 Mei 1982, itu mengaku rencana jangka panjang Thomas Doll yang membuat dirinya yakin untuk memperpanjang kontrak.

“Alhamdulillah saya akan tetap bermain untuk Persija di musim selanjutnya. Banyak perkembangan dan perubahan yang dibawa Thomas Doll dari musim lalu,” ucap Maman dalam keterangan resmi Persija, Rabu (24/5/2023).

Baca juga: Dilepas Klub Inggris, Rumor Gelandang Australia Mendarat ke Persija Kembali Menguat, Terwujud?

“Melihat dari semua proses dan rencana pelatih membuat saya yakin untuk terus melanjutkan karier di Persija."

"Saya bangga bisa terus memberikan kontribusi kepada tim,” katanya melanjutkan.

Maman pun mempunyai ambisi dalam satu tahun ke depan.

Bukan soal sekadar memberikan yang terbaik di lapangan, tapi lebih dari itu.

Ia juga mengungkapkan tugas penting yang diembannya bersama Toncip, yakni sebagai pembimbing pemain lanin yang usianya lebih muda.

Bek Persija, Maman Abdurahaman saat melawan Persebaya, Senin (14/2/2022). (Persija)

“Saat ini saya dan Tony akan menjadi pembimbing pemain-pemain muda di sini (Persija)."

"Saya berharap kehadiran kami bisa membantu mereka menjadi pemain berprestasi,” ujar Maman.

Di sisi lain, Toncip pun mengungkapkan kegembiraanya karena masih dipercaya untuk bermain untuk Persija hingga musim depan.

“Alhamdulillah pelatih dan manajemen masih percaya sama saya untuk kompetisi di musim ini (2023/2024). Semoga saya bisa selalu berikan yang terbaik buat tim,” ucap gelandang kelahiran Surabaya, 12 Februari 1986 itu.

Bek Senior Persija Jakarta, Tony Sucipto. Tony Sucipto tetap mampu bermain garang di lapangan meski telah berusia 35 tahun. (Media Persija)

Di sisi lain, loyalitas keduanya patut menjadi panutan.

Bagi Maman, musim 2023-2024 menjadi musim ketujuhnya di Ibu Kota (sejak ISC A 2016).

Sementara Toncip bakal menjalani musim keenamnya (ISL 2010/2011 dan sejak Liga 1 2019).

Di musim terakhir mereka yang notabene usia sudah makin senior, Maman dan Toncip masih mendapatkan tempat dalam strategi pelatih Thomas Doll.

Sepanjang musim 2022/2023 Maman bermain sebanyak 15 laga (8 starter) dan Tony 17 laga (3 starter).

Berita Terkini