TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sindiran bintang Persija Jakarta Ryo Matsumura langsung dibalas pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares.
Aksi para pemain PSM Makassar dalam laga kontra Persija Jakarta pada pekan pertama Liga 1 2023, menjadi sorotan.
Pasalnya, para pemain Juku Eja ditudung menggunakan taktik guling-guling untuk mengulur waktu pada laga yang berakhir imbang 1-1 itu.
Laga Persija Jakarta Vs PSM Makassar tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (3/7/2023) malam.
Penggawa Macan Kemayoran Ryo Matsumura berhasil memaksa penjaga gawang PSM Makassar Reza Pratama memungut bola dari jalanya pada menit ke-81.
Baca juga: Kesalnya Pelatih Persija Thomas Doll Lihat Pemain PSM Berjatuhan: The Jak Datang Buat Nonton Bola
Persija Jakarta pun sempat tertinggal dari gol Kenzo Nambu pada menit ke-12.
Dalam unggahan Instagram @ryomatsumura.official, ia berterima kasih kepada para pemain yang tiduran di lapangan.
Mereka justru membuat Ryo Matsumura sukses menyamakan kedudukan jelang menit akhir.
"Terima kasih telah tidur di depan tujuanmu," tulis @ryomatsumura.official.
Bahkan dalam postingannya, Ryo mengunggah selebrasi di depan pemain PSM yang masih terguling di lapangan.
Tak hanya Ryo, pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll juga mengaku tak suka dengan sikap pemain PSM yang terlalu banyak mengulur waktu.
Menurutnya, aksi ulur-ulur waktu Pasukan Ramang membuat anak asuhnya kehilangan ritme.
"Tapi intinya saya tidak suka jalannya laga hari ini, karena banyak pemain yang ulur waktu. Jadi kita kehilangan ritme," ujar Thomas Doll.
"Jakmania datang untuk nonton. Bukan setiap 3 menit semua orang jatuh buang waktu. Terutama nomor 4 (Yuran)."
"Dia terhitung 6 kali jatuh dan dia main 90 menit. Di Eropa tidak bisa seperti itu. Dia bisa dapat kartu merah. Padahal atmosfer luar biasa tapi buang waktu rusak semuanya,"
"Di liga sekarang saya pikir semua berubah. Ini bukan karena kami tertinggal. Tapi ritme selalu hilang. Bola indonesia harus lebih berkembang," pungkasnya.
Bahkan aksi pemain PSM Makassar itu menjadi sorotan di media sosial.
"Kenapa PSM ku guling-guling?"
"PSM x Bali guling guling FC."
"Dengerin baik baik @PSM_Makassar dari babak pertama aja udah guling - guling,
kalo emang alesannya Yuran cedera apa kurang fit ya buruan diganti. Nyatanya full time, berarti emg sengaja ngulur."
"Guling guling moment, biasa dikasih rumput Keras ketemu rumput empuk jadi nora rebahan mulu Bali cabang Makassar.
Menanggapi tuduhan tersebut, Bernardo Tavares selaku nahkoda PSM menegaskan tak ada arahan para pemainnya untuk mengulur waktu saat sudah unggul.
Menurut Bernardo Tavares, anak asuhnya sudah melakukan hal yang wajar.
Ia merasa wajar jika anak buahnya tumbang karena intensitas pertandingan yang tinggi.
"Intensitas dari pertandingan. Saya kira anda mengikuti cara bermain kita," ucap Bernardo Tavares saat jumpa pers usai laga, dikutip dari TribunTimur.com.
"Kita adalah tim yang memang memberikan bola kepada lawan dan andalkan transisi, bermain dengan cepat."
"Jadi kita lebih banyak bekerja tanpa bola."
Baca juga: Persija Vs PSM: Thomas Doll Sadar Lawan Bersatus Juara Bertahan, Sang Macan Andalkan Penggawa Lokal
"Pada saat anda berlari sekian jauh sekian lama ini membuat fisik anda dan mental anda turun dan ini yang terjadi kepada pemain," tegas Bernardo Tavares.
Sebelumnya, Bali United juga dituduh sebagai tim yang kerap menggunakan taktik ulur waktu ini.
Namun pelatih Bali United juga berdalih tak pernah mengintruksikan hal tersebut pada skuad Serdadu Tridatu.
Pelatih asal Brasil tersebut menyinggung soal pemain yang jatuh rawan dengan cedera.
Ia memberi contoh kondisi Irfan Jaya yang tak dibawa ke Parepare karena cedera dari putaran pertama lalu.
“Tidak ada taktik (ulur waktu) dan pemain bisa cedera di pertandingan."
"Kita bisa lihat Irfan Jaya yang waktu Liga 1 musim lalu sudah cedera patah kaki."
"Mungkin orang lain bisa bilang taktik atau guling atau apa, tapi yang perlu dipahami orang dipukul dalam pertandingan bisa cedera."
"Irfan pada pertandingan ini juga tidak bisa bermain karena di putaran pertama dia cedera,” ungkap Coach Teco, dikutip dari laman resmi klub, pasca-laga playoff kompetisi Asia kontra PSM Makassar.
Lebih lanjut Teco meminta semua pihak memberikan respek terhadap Bali United.
“Saya tidak mau dengar lagi bilang ini taktik atau apa dan berharap orang lain bisa respek sama kami seperti kami respek dengan PSM Makassar."
"Situasi sama saat ini kedua tim mau menang dan semua bermain dengan semangat tinggi. Cedera di lapangan bisa terjadi."
"Terpenting adalah respek kepada orang lain,” tegas Coach Teco.
(Tribunnews.com/ Siti N/ Abdul Majid/ TribunTimur.com/ M Yaumil)
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dituding Pakai Taktik Guling-guling hingga Disindir Ryo Matsumura, Pelatih PSM Beri Tanggapan Tegas