Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - DPRD Kota Bekasi singgung soal analisis dampak lingkungan (AMDAL) pembangunan Pakuwon Mall, hal ini lantaran kemacetan parah di simpang Pekayon dan sekitarnya.
Anggota DPRD Kota Bekasi Adhika Dirgantara mengatakan, Komisi II DPRD sempat mengadakan rapat koordinasi dengan dinas terkait mengenai dampak pembangunan mal.
Ada dua isu dampak pembangunan Pakuwon Mall, kemacetan di simpang Pekayon dan sekitarnya akibat meningkatnya aktivitas pergerakan kendaraan keluar masuk mal serta banjir.
Komisi II kata Adhika, berencana untuk melakukan kunjungan langsung ke Pakuwon Mall guna melihat dampak kemacetan dan banjir yang dikhawatirkan akan muncul.
“Kami akan fokus pada dua isu utama, yaitu kepadatan lalu lintas dan dampak banjir. Kami berencana untuk melakukan kunjungan langsung ke Pakuwon Mall dalam waktu dekat,” kata Adhika.
Kunjungan atau sidak, bertujuan untuk melihat langsung situasi di lapangan serta mencari solusi untuk mengatasi dampak dari pembangunan dan operasional mal baru tersebut.
“Setelah Pilkada, rencananya kami akan sidak ke Pakuwon Mall. Kami akan memberitahukan waktunya," tegas dia.
Terkait solusi untuk mengatasi kemacetan, Adhika menyebutkan bahwa beberapa wacana telah muncul, termasuk rekayasa lalu lintas atau pembangunan infrastruktur baru seperti flyover atau underpass.
Namun, menurutnya, semua solusi tersebut masih dalam tahap wacana dan memerlukan kajian mendalam.
"Wacana itu muncul ya, maksudnya banyak wacana yang muncul. Tapi semuanya masih dalam tahapan wacana, tentu kita harus melakukan kajian lagi mendalam," tegas dia.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya