Kecelakaan Maut di Sentul, Truk Hilang Kendali Tabrak Motor, Mobil dan Pejalan Kaki, 1 Tewas
Kecelakaan maut di Kabupaten Bogor, truk hilang kendali tabrak mobil, motor dan pejalan kaki pada Minggu (10/5/2026). Seorang tewas.
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Alternatif Sentul, Babakan Madang setelah truk tangki air diduga hilang kendali dan menabrak sejumlah kendaraan serta pejalan kaki.
- Truk menabrak dua mobil, dua motor yang terparkir, lalu naik ke trotoar dan menghantam dua orang yang sedang duduk di lokasi kejadian.
- Satu korban berinisial R meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit, sementara satu korban lainnya luka berat.
TRIBUNJAKARTA.COM - Insiden kecelakaan maut di Kabupaten Bogor, truk hilang kendali tabrak mobil, motor dan pejalan kaki pada Minggu (10/5/2026).
Peristiwa kecelakaan maut itu tepatnya terjadi di Jalan Raya Alternatif Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Satu orang tewas dalam insiden itu. Sedangkan, satu korban lainnya mengalami luka berat.
Kronologi
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman menyampaikan kronologi kecelakaan maut itu.
Kecelakaan bermula saat truk tangki air bernomor polisi B 9065 TFU yang dikemudikan RAP melaju dari arah Simpang Sentul menuju Tugu Pancakarsa pada Minggu (10/5/2026).
“Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan truk tangki air kehilangan kendali bergerak ke arah kiri jalan,” kata Ares, Senin (11/5/2026).
Truk tersebut kemudian menabrak mobil Toyota Yaris dan Daihatsu Ayla yang sedang terparkir di badan jalan.
Kemudian, truk terus melaju ke depan hingga naik ke trotoar dan menabrak dua orang yang sedang duduk, berinisial DI dan R.
“Truk lanjut bergerak menabrak motor Honda Scoopy dan Kawasaki KLX yang terparkir di atas trotoar,” tambahnya.
Korban Tewas
Akibat kejadian itu, korban R mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki, kemudian sempat dibawa ke RS Sentra Medika Cibinong, namun meninggal dunia.
Sementara korban DI mengalami luka berat pada bagian kepala, tangan, dan kaki.
“Korban meninggal dunia satu orang (R) dan satu orang luka berat (DI),” kata Ares dikutip dari Kompas.com.
BERITA TERKAIT
- Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Tol Japek dan Purbaleunyi: Truk Terbalik hingga Pecah Ban, Arus Lalin Padat
- Baca juga: Kesaksian Kernet yang Selamat, Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara: "Kena Lubang"
- Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan Maut di Jalinsum Muratara: Bus ALS Tabrak Tangki, 16 Tewas
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita