Ojol Tewas Ditabrak Rantis
Ojol Lempari Irjen Asep Pakai Botol Plastik di Makam Affan Kurniawan, Sikap Kapolda Metro Disorot
Situasi sempat memanas di TPU Karet Bivak saat Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri berusaha tinggalkan lokasi pemakaman Affan Kurniawan.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Situasi sempat memanas di TPU Karet Bivak saat Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri berusaha meninggalkan lokasi usai pemakaman Affan Kurniawan.
Pasalnya, sejumlah driver ojol yang turut menghadiri pemakaman Affan meneriaki jenderal bintang dua itu dengan kata makian.
Diketahui, driver ojol Affan Kurniawan meninggal dunia usai dilindas mobil barakuda Brimbob saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam
Sementara, anggota TNI yang turut menghadiri pemakaman Affan langsung mengawal ketat Kapolda.
Tak butuh waktu lama, Kapolda akhirnya bisa melintas dengan kendaraan hitamnya meninggalkan TPU Karet Bivak.
Minta Maaf
Di TPU Karet Bivak, Kapolda kembali menyampaikan permohonan maaf atas tindakan anggotanya yang menewaskan Affan Kurniawan.
"Kami dari tadi malam ya, sudah bertemu ya dengan orang tua korban, Bapak Zulkifli kami juga dari malam sudah menyampaikan belasungkawa yang dalam turut berduka cita atas musibah ini.
Bagaimana pun juga, rekan-rekan adalah para saudara kita saudara kita semuanya," kata Asep. Asep menegaskan pihaknya akan menindak anggota yang terlibat dalam kematian Affan.
Sejauh ini sudah ada 7 anggota yang diamankan.
"Dari Provos sudah menyampaikan bahwa 7 orang masih dalam pemeriksaan dan mungkin untuk depannya kita tidak tahu nanti akan lihat secara transparan secara objektif mungkin dari semua pihak bisa mengikuti sampai di mana pemeriksaan itu," tuturnya.
Sikap Kapolda Metro
Sedangkan dikutip dari Tribunnews.com, kehadiran Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dalam prosesi pemakaman mendiang Affan Kurniawan direspons amukan sejumlah pengendara ojek online (ojol).
Saat itu Kapolda Metro Jaya baru saja rampung melakukan sesi doorstop dengan para jurnalis. Asep Edi kemudian bergerak menuju ke bagian luar kompleks pemakaman TPU Karet Bivak sambil berjalan kaki.
Hal itu dilakukannya lantaran mobil Kapolda Metro Jaya tersebut diparkir pada sisi jalan yang dilalui kendaraan. Gerak langkah Asep Edi dijaga ketat oleh beberapa personel kepolisian dan TNI berseragam.
Setibanya di bagian luar kompleks pemakaman atau tepatnya di jalan yang dilalui kendaraan, ratusan lebih pengemudi ojol menyambut kehadiran Asep Edi dengan teriakan "huuu".
Mengetahui hal tersebut, Kapolda Metro Jaya sempat memberikan gestur tangan namaste, yang dapat dimaknai sebagai simbol permintaan maaf.
Meski demikian, hal tersebut tak menghentikan aksi ratusan lebih pengemudi ojol untuk mengikuti ke mana langkah kaki Asep Edi bergerak.
Selanjutnya, beberapa pengemudi ojol melemparkan botol plastik bekas minuman kemasan ke arah Kapolda Metro Jaya.
Para petugas yang mengawal Kapolda Metro Jaya tampak meminta sejumlah pengemudi ojol menghentikan aksi tersebut. Namun, para pengemudi ojol tetap melemparkan botol dan meneriakkan kata-kata tersebut kepada Asep Edi.
Selanjutnya, para personel kepolisian dan TNI pengawal Kapolda Metro Jaya mengangkat kedua tangan mereka ke atas.
Hal tersebut diduga dilakukan sebagai simbol bahwa tak ada aksi represif yang mereka lakukan terhadap masyarakat.
Gestur mengangkat tangan itu juga dilakukan sambil Kapolda Metro Jaya dan para pengawalnya berlari ke arah mobil.
Asep Edi pun sampai pada tempat di mana mobil Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid bernomor polisi B 8017 FJ warna hitam miliknya terparkir.
Dia kemudian membuka pintu kabin tengah mobil dan segera masuk ke dalam. Mobil tersebut pun pergi meninggalkan kawasan sekitar TPU Karet Bivak tanpa sekalipun membuka kaca jendela. (TribunJakarta.com/Tribunnews.com)
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.