Jangan Sampai Ada Korban Lagi, PSI Jakarta Minta Aparat Lebih Humanis Saat Kawal Demo di Lapangan

Jangan Sampai Ada Korban Lagi, PSI Jakarta Minta Aparat Lebih Humanis Saat Kawal Demo di Lapangan

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Pebby Adhe Liana
TribunJakarta.com/ Yusuf Bachtiar
APARAT HARUS LEBIH HATI-HATI - Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi PSI, August Hamonangan, meminta agar aparat keamanan mengedepankan sikap humanis dalam mengawal aksi demonstrasi di lapangan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Aksi demonstrasi oleh gabungan pelajar, buruh, dan masyarakat di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam berakhir ricuh hingga menelan korban jiwa.

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik aparat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi PSI, August Hamonangan, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

“Kami menyampaikan rasa duka cita sedalam-dalamnya atas kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang terlindas rantis dari aparat keamanan pada malam Kamis lalu,” ujar August dalam keterangannya, Jumat (30/8/2025).

August meminta agar aparat keamanan mengedepankan sikap humanis dalam mengawal aksi demonstrasi di lapangan.

“Semoga semua pihak dapat menahan diri dari tindak kekerasan lanjutan. Aparat keamanan harus mengayomi dan melindungi masyarakat dalam keadaan apapun,” lanjutnya.

Selain adanya korban jiwa, August menyebut sejumlah demonstran lain juga mengalami luka-luka.

Ia berharap para korban segera pulih dan bisa kembali ke rumah masing-masing.

Lebih jauh, August menekankan bahwa demonstrasi merupakan hak konstitusional warga negara yang harus dijamin. 

Ia bahkan mengutip pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang sebelumnya menyebut demonstrasi sebagai hal wajar di negara demokrasi.

“Seperti disampaikan Pak Mensesneg kemarin, demonstrasi itu merupakan hal wajar dan harus dilindungi sebagai hak warga negara,"

"Aparat juga harus berhati-hati saat menangani demonstrasi. Kami mohon jangan sampai ada korban jiwa lagi,” tegasnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved