Gedung Dibakar Massa, Tahanan Polres Jakarta Timur Dipindah Pakai Bus AKAP ke Polda Metro Jaya

Gedung Polres Jakarta Timur dibakar massa, ratusan tahanan dipindahkan ke Polda Metro Jaya menggunakan bus AKAP. 

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
TAHANAN DIPINDAH - Gedung dibakar massa, ratusan tahanan Polres Metro Jakarta Timur dipindah ke Polda Metro Jaya menggunakan bus AKAP, Sabtu (30/8/2025). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA TIMUR - Gedung Polres Jakarta Timur dibakar massa, ratusan tahanan dipindahkan ke Polda Metro Jaya menggunakan bus AKAP

Pantauan TribunJakarta.com, dua unit bus akap diterjunkan untuk proses pemindahan yang berlangsung pada Sabtu (30/8/2025) sore.

Armada bus merupakan milik PO Primajasa.

Di bagian depan kendaraan terlihat rute layanan Kampung Rambutan - Merak. 

Proses pemindahan tahanan dilakukan secara hati-hati.

Terdapat personel berpakaian preman memegang senapan laras panjang. 

Para tahanan terlihat diborgol.

Gedung dibakar massa, ratusan tahanan Polres Metro Jakarta Timur dipindah ke Polda Metro Jaya menggunakan bus AKAP, Sabtu (30/8/2025).
Gedung dibakar massa, ratusan tahanan Polres Metro Jakarta Timur dipindah ke Polda Metro Jaya menggunakan bus AKAP, Sabtu (30/8/2025). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Mereka tertib masuk ke dalam bus sambil dikawal personel Polisi yang ikut masuk ke dalam kendaraan. 

Tidak ada iring-iringan pengawalan, hanya beberapa kendaraan yang ikut membuntuti dari belakang bus tujuan Polda Metro Jaya tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan mengatakan, tahanan yang dipindahkan berasal dari seluruh polsek di wilayah hukun Jakarta Timur. 

"Pemindahan tahan dari polsek-polsek sekitar Jakarta Timur," kata Dicky.

"Dari seluruhnya saat ini akan dipindahkan ke Polda Metro Jaya," sambungnya.

Dicky memastikan, pada saat peristiwa pembakaran terjadi, seluruh tahahan dalam keadaan aman. 

"Semua berjumlah 116 tahanan, untuk informasi bahwa pada saat kejadian ada tahanan yang kabur itu tidak benar," tegas Dicky. 

(TribunJakarta)

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved