Pelukan dan Mawar Putih dari Ojol untuk Polisi-TNI
Bukan teriakan protes yang mereka bawa, melainkan 2.000 tangkai mawar putih dan pink yang akan dibagikan kepada aparat TNI dan Polri.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jakarta yang belakangan terasa panas tiba-tiba berubah hangat. Ribuan pengemudi ojek online (ojol) berkumpul di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa (2/9/2025) siang.
Kedatangan mereka bukan untuk berorasi atau melakukan demo, melainkan untuk menyebarkan bunga.
Bukan teriakan protes yang mereka bawa, melainkan 2.000 tangkai mawar putih dan pink yang akan dibagikan kepada aparat TNI dan Polri.
Mereka datang dengan wajah ramah. Satu per satu bunga itu mereka bagikan kepada aparat yang tengah berjaga.
Tidak sedikit massa ojol yang menyalami, bahkan memeluk erat aparat yang mereka temui.
“Kita mau tunjukkan bahwa ojol ini cinta damai. Mawar putih artinya kami tidak mau terprovokasi, sementara mawar pink lambang cinta damai. Kami hidup dari jalanan, kami ingin suasana tetap aman,” ucap Erna, Humas Unit Reaksi Cepat (URC) Bergerak yang memimpin aksi tersebut.
Aksi ini juga merupakan bentuk solidaritas terhadap almarhum Affan Kurniawan, sesama pengemudi ojol yang meninggal dilindas kendaraan taktis Brimob dalam insiden yang terjadi beberapa Kamis (28/8/2025) lalu.
“Keluarga sudah ikhlas. Kami percayakan proses hukum ke pemerintah dan aparat. Tugas kami sekarang menjaga agar suasana damai,” ujarnya.
Suasana cair terlihat dalam aksi tersebut, senyum merekah terlihat dari massa ojol hingga aparat TNI-Polri menggantikan wajah tegang yang sebelumnya terlihat saat aksi demo beberapa waktu lalu.
Aksi ini pun dijadikan pengingat bahwa di balik seragam dan profesi, semua tetap manusia yang ingin hidup damai di kota yang sama.
Bunga mawar putih dan pink yang dibagikan hari ini menjadi lebih dari sekedar hiasan.
Ini adalah simbol sederhana bahwa Jakarta, dengan segala hiruk-pikuknya, tetap punya ruang untuk persaudaraan.
“Tujuan kami supaya untuk meredam situasi yang tidak kondusif di luar sana. Kami ini ojol, cinta damai, mencari nafkah buat keluarga. Dan selama beberapa hari ini semua itu menjadi tidak stabil,” tuturnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Anak Driver Ojol Lolos Fakultas Kedokteran Unila, Ini Cara Uniknya Belajar Tanpa Ikut Les |
|
|---|
| Satu Oknum TNI Terdakwa Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN Tidak Ditahan, Apa Alasannya? |
|
|---|
| Oditur Ungkap Peran 3 Oknum TNI dalam Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
|
|---|
| Terungkap di Sidang, Tiga Oknum TNI Didakwa Pembunuhan Berencana Kacab Bank BUMN |
|
|---|
| Hakim Tegur Perbedaan Seragam 3 Oknum TNI Terdakwa Kematian Kacab Bank BUMN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Seorang-pengemudi-ojol-wanita-tampak-tengah-memberikan-bunga-mawar.jpg)