Berbulan-bulan Usai Kebakaran, Pasar Taman Puring Belum Diperbaiki, DPRD DKI: Pedagang Menjerit

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, August Hamonangan, menyoroti lambatnya proses perbaikan Pasar Taman Puring usai kebakaran.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM
PASAR TAMAN PURING - Kebakaran yang membakar ratusan kios di Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (28/7/2025). TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, August Hamonangan, menyoroti lambatnya proses perbaikan Pasar Taman Puring usai kebakaran hebat yang melanda beberapa waktu lalu.

Menurut August, hingga kini belum ada tanda-tanda pasar legendaris di kawasan Kebayoran Baru itu akan segera dibangun kembali, sementara para pedagang masih harus menanggung dampak ekonomi yang berat.

“Sudah lewat beberapa waktu lalu sejak Pasar Taman Puring terbakar, tapi sampai saat ini tempatnya belum juga diperbaiki dan pedagang-pedagangnya berada dalam kondisi yang miris. Ini sangat disayangkan,” kata August dalam keterangannya, Rabu (16/10/2025).

Politikus PSI itu mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar segera memberikan perhatian serius terhadap nasib para pedagang yang kehilangan lapak usai kebakaran tersebut.

“Pemprov DKI harus segera memperbaiki pasarnya dengan membangun kembali reruntuhan bekas kebakaran dan memastikan para pedagang bisa kembali berdagang seperti sebelumnya,” tegasnya.

Tak hanya pedagang, August menilai masyarakat sekitar juga turut terdampak karena kehilangan akses terhadap pasar yang selama ini menjadi tempat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selama ini, bukan hanya pedagang, tetapi juga masyarakat sangat mengandalkan keberadaan Pasar Taman Puring. Setelah kebakaran itu, mereka kesulitan mencari dan membeli barang kebutuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, August mengingatkan bahwa keterlambatan pembangunan kembali pasar bisa memperburuk kondisi finansial para pedagang.

“Pasar Taman Puring ini tempat banyak orang menggantungkan nasib. Semakin lama belum diperbaiki, semakin sulit kondisi mereka. Ini bisa menimbulkan banyak masalah ke depannya,” ungkapnya.

Selain menyoroti Taman Puring, August juga meminta Pemprov DKI meninjau kondisi pasar-pasar lain yang sudah tidak layak di ibu kota.

“Sebenarnya bukan hanya Pasar Taman Puring saja. Misalnya di Pasar Mampang, lokasi dan kondisinya kini tidak lagi strategis dan tidak terurus, sehingga banyak pedagang kehilangan pelanggan,” pungkasnya.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved