Februari Diresmikan Pramono, Taman Bendera Pusaka Hadirkan Jogging Track 1,2 Kilometer
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap meresmikan Taman Bendera Pusaka yang berlokasi di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap meresmikan Taman Bendera Pusaka yang berlokasi di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, pembangunan taman tersebut kini sudah hampir rampung dan ditargetkan dapat diresmikan dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan bulan depan saya akan meresmikan Taman Bendera Pusaka yang akan sudah jadi,” ucapnya, Selasa (6/1/2026).
Memiliki Jogging Track Sepanjang 1,2 Kilometer
Salah satu fasilitas utama yang disiapkan di Taman Bendera Pusaka ialah lintasan lari dengan panjang lebih dari satu kilometer.
Fasilitas ini diharapkan bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga.
“Jogging tracknya 1.200 meter atau 1,2 kilometer. Ini bisa menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta untuk berolahraga,” ujarnya.
Pilihan Alternatif Warga Berolahraga Selain GBK
Pramono berharap kehadiran Taman Bendera Pusaka ini dapat menjadi pilihan baru masyarakat yang ingin berolahraga.
Apalagi, belakangan kawasan kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) makin penuh sesak masyarakat yang ingin berolahraga.
“Jangan hanya di GBK, bisa juga menggunakan Taman Bendera Pusaka,” tuturnya.
Taman Bendera Pusaka: Gabungan 3 Taman di Kebayoran
Sebagai informasi tambahan, Taman Bendera Pusaka merupakan hasil integrasi dari tiga taman yang sebelumnya ada di kawasan Barito, Keboyoran, Jakarta Selatan.
Ketiga taman itu ialah Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat.
Pembangunan Taman Bendera Pusaka ini menelan dana kurang lebih Rp50 miliar dan anggaran tersebut bukan berasal dari APBD DKI Jakarta, melainkan dari kompensasi Koefisien Lantai Bagunan (KLB) pengembang.
Bakal Ada Patung Fatmawati
Di bagian tengah taman tersebut nantinya juga akan berdiri Patung Fatmawati yang merupakan istri Presiden Soekarno sekaligus penjahit bendera pusaka.
Sama seperti taman, patung tersebut dibangun bukan dari khas daerah, melainkan dari donatur yang enggan disebut namanya oleh Gubernur Pramono Anung.
Berita terkait
- Baca juga: Pramono Anung Pastikan Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan Tanpa Tutup Jalan
- Baca juga: Super Flu Mengintai, Gubernur Pramono Klaim Jakarta Sudah Siaga
- Baca juga: Pramono Tagih Janji Menkeu Purbaya: Dari Rp10 Triliun Baru Cair Rp1 Triliun ke Bank Jakarta
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
| "Engga Mau Damai" Doktif Ngadu ke Razman Nasution, Kini Richard Lee Masuk Jerat Hukum |
|
|---|
| Upaya Mediasi Doktif dan Dokter Richard Lee Gagal, Polisi Segera Panggil Tersangka |
|
|---|
| Hari Ini, Doktif dan Dokter Richard Lee akan Jalani Mediasi di Polres Jakarta Selatan |
|
|---|
| Pria Mabuk Panjat Genteng Rumah Warga di Pancoran, Sempat Dikira Pelaku Curanmor |
|
|---|
| Kapolda Metro Jaya Lantik Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran, Ingatkan Sinergi dengan TNI dan Pemda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/PESAN-KHUSUS-MEGAWATI-Gubenur-Jakarta-Pramono-Anung-Taman-Bendera-Pusaka.jpg)