Rano Karno Bicara Tiang Monorel di Senayan: Singgung Setneg hingga Harap Segera Dibongkar

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mulai bicara soal nasib tiang monorel di Senayan, Jakarta Pusat. 

|
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci/Istimewa via Kompas.com
MONOREL SENAYAN - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dan Sekelompok juru parkir (jukir) di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang ditangkap Polsek Tanah Abang pada Rabu (16/4/2025). Kini, Rano bicara soal nasib tiang monorel mangkrak di Senayan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah membngkar tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mulai bicara soal nasib tiang monorel di Senayan, Jakarta Pusat. 

Ia mengatakan, tiang monorel tersebut berdiri di atas lahan yang menjadi kewenangan Sekretariat Negara (Setneg) sehingga rencana pembongkaran maupun pemanfaatannya sebagai media reklame sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan.

“Untuk Senayan, Senayan yang saya ingat, yang saya tau itu adalah wewenang Setneg. Tapi, kita juga sedang mencoba, agar memang dari beberapa tiang yang ada bisa digunakan untuk reklame tapikan mungkin tidak semua,” ujar Rano saat ditemui di wilayah Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026), dikutip dari Kompas.com.

Rano mengungkapkan, persoalan tiang monorel di Senayan sejatinya sudah lama menjadi perhatian. Ia bahkan mengaku pernah merasa terganggu dengan keberadaan tiang-tiang tersebut ketika masih menjabat sebagai anggota DPR.

Menurut dia, setidaknya ada 13 tiang monorel di wilayah tersebut yang perlu segera dibongkar karena dinilai mengganggu pemandangan dan akses di sekitar kompleks parlemen.

“Maaf, saya pernah di DPR jadi kalau kita lihat pintu belakang DPR tiang-tiang yang juga mengganggu nah mungkin itu yang bisa kita juga minta untuk segera di, ya istilahnya ditebang lah, itu intinya,” kata Rano.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan rencana untuk memanfaatkan sebagian tiang monorel di Senayan sebagai media reklame, termasuk pemasangan layar videotron.

Wacana tersebut disampaikan Pramono saat meninjau langsung pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

 “Tetapi beberapa akan kami sisakan untuk apa, videotron dan sebagainya untuk reklame. Jadi harus dimanfaatkan,” kata Pramono, Rabu.

Pramono memastikan kawasan Senayan akan dibenahi setelah pembongkaran tiang monorel di kawasan Rasuna Said rampung.

“Kalau yang di sini sudah berjalan dengan baik, yang di Senayan memang beberapa pasti akan kami bongkar,” kata Pramono.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved