DPRD DKI Mendukung Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan Sport Center Warga

DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen menghadirkan ruang publik yang sehat dan inklusif. Contohnya, Maroedja Sport Park.

Tayang: | Diperbarui:
dok.DDJP
DUKUNG RTH - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah dan Ketua Komisi E M. Subki mendampingi Gubernur Pramono Anung saat peresmian Maroedja Sport Park di Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat. (dok.DDJP) 

TRIBUNJAKARTA.COM - DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen dalam menghadirkan ruang publik yang sehat dan inklusif. 

Seperti keberadaan Maroedja Sport Park di Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Lokasi itu diresmikan pada Kamis (12/2).

Terdapat penambahan fasilitas ruang terbuka hijau (RTH). Sekaligus sarana olahraga representatif bagi masyarakat.

Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai Lapangan Ki Amat itu bertransformasi menjadi taman olahraga modern dengan luas 22.635 meter persegi. 

Tak hanya menjadi tempat berolahraga, lokasi itu juga dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang mempererat kebersamaan warga.

Jawaban atas Harapan Warga

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mengapresiasi langkah strategis Pemprov merealisasikan fasilitas yang telah lama dinantikan masyarakat.

"Kita apresiasi Pemprov DKI Jakarta menambah satu lagi ruang terbuka hijau yang selama ini memang masyarakatnya memiliki impian punya lapangan olahraga," ujar Ima di lokasi, beberpa waktu lalu.

Menurut Ima, kehadiran Maroedja Sport Park bukan sekadar pembangunan fisik. Namun sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas kesehatan warga dan penguatan interaksi sosial.

"Harapan ke depannya, masyarakat bisa lebih sehat. Interaksinya lebih banyak lagi bersama dengan tetangga sekitar di Taman Meruya," tutur dia.

Fasilitas Lengkap dan Terus Berkembang

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, memastikan fasilitas yang tersedia sudah dapat dimanfaatkan warga.

“Lapangan Ki Amat yang sekarang namanya Maroedja Sport Park diresmikan dan dapat digunakan untuk warga. Memang saat ini baru mini soccer, jogging track, dan lapangan basket,” jelas Andri.

Ke depan, pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Sejumlah fasilitas tambahan seperti lapangan voli, plaza UMKM, playground, hingga embung atau kolam retensi untuk pengendalian banjir akan melengkapi kawasan ini.

Konsep yang diusung adalah Sponge City Infrastructure, yakni pembangunan ruang terbuka hijau yang tidak hanya mendukung aktivitas publik, tetapi juga berfungsi sebagai sistem penyerapan air dan pengendalian banjir secara berkelanjutan.

Momentum Bersejarah

Walikota Jakarta Barat Iin Mutmainah menyebut, peresmian itu sebagai momentum penting bagi masyarakat Meruya.

"Ini sangat bersejarah sekali. Warga di sini sangat tahu persis bagaimana tempat ini adalah tempat idaman warga untuk berolahraga," kata dia.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan penggunaan fasilitas. Termasuk menyampaikan surat permohonan kepada Sudinpora apabila ingin menggunakan area tertentu.

Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Ketua Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta M. Subki optimistis Maroedja Sport Park dapat menjadi wadah pembinaan atlet potensial, khususnya dari wilayah Meruya yang kental dengan budaya Betawi.

"Insyaallah, sangat bermanfaat buat masyarakat. Nanti kita akan melihat calon-calon atlet Jakarta, termasuk atlet-atlet Betawi," tutur Subki.

Tahapan Pengembangan Kawasan

Pengembangan Maroedja Sport Park dilaksanakan dalam dua tahap:

Tahap I

. Gerbang utama dan zona penerima

. Area parkir dan toilet

. Lapangan basket

. Mini soccer

. Jogging track

. Amphitheater

Tahap II

. Forest cafe

. Playground

. Lapangan voli

. Plaza UMKM

. Kolam retensi (embung)

. Forest walk

Dengan konsep modern, inklusif, dan ramah lingkungan, Maroedja Sport Park menjadi simbol komitmen membangun budaya hidup sehat. Sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan kota.

Kini, warga Meruya dan sekitarnya memiliki ruang bersama yang tidak hanya mendukung aktivitas fisik, tetapi juga menjadi titik temu kebersamaan dan kebanggaan masyarakat. 

BERITA TERKAIT

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved