Ramadan 2026
Pemprov DKI Tertibkan 100 Titik Parkir Liar Setiap Hari, Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Target
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeklaim telah menertibkan 100 titik parkir liar setiap hari di awal bulan suci Ramadan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeklaim telah menertibkan 100 titik parkir liar setiap hari di awal bulan suci Ramadan.
Penertiban ini dilakukan menyusul meningkatnya praktik parkir ilegal, terutama di sekitaran pasar tradisional dan pusat perdagangan.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Cyril Raoul Hakim mengakui adanya lonjakan parkir liar saat Ramadan.
“Ya, terdapat peningkatan praktik parkir liar selama bulan Ramadan, terutama di sekitar pasar tradisional dan pusat perdagangan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
100 Titik Penertiban Setiap Hari
Operasi penertiban pun dilakukan secara rutin dan menyasar ratusan titik setiap hari di seluruh wilayah Jakarta.
Angka tersebut mencakup parkir liar yang menempati trotoar dan bahu jalan.
“Khusus untuk Ramadan 2026, penertiban dilakukan harian dengan rata-rata 100 titik per hari di seluruh Jakarta dan akan terus ditingkatkan,” ujarnya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari penataan 199 titik trotoar prioritas di lima wilayah kota administrasi Jakarta yang rawan ditempati parkir liar dan pedagang takjil.
Libatkan Patroli Gabungan
Politikus PDIP yang akrab disapa Chico Hakim ini bilang, pengawasan dilakukan melalui patroli gabungan yang melibatkan Satpol PP, Polri, hingga TNI.
Kendaraan yang kedapatan parkir liar langsung diderek, sementara juru parkir liar diberi pembinaan hingga surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran.
“Pengawasan parkir di sekitar pasar tradisional melibatkan koordinasi multi-instansi untuk memastikan ketertiban dan pencegahan kebocoran pendapatan,” tuturnya.
Pakai CCTV danETLE
Selain patroli lapangan, Pemprov DKI juga memanfaatkan teknologi, seperti kamera pengawas (CCTV) di strategis dan sistem tilang elektronik (ETLE) untuk menindak pelanggar.
Masyarakat pun bisa melaporkan praktik parkir liar lewat media sosial maupun aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Pemprov DKI berharap operasi intensif ini tidak hanya menertibkan parkir liar, tetapi juga mengurangi kemacetan yang kerap meningkat selama Ramadan, serta menjaga hak pejalan kaki di trotoar Jakarta.
Berita Terkait
Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Magrib di DKI Jakarta Hari Ini Minggu 22 Februari 2026
Baca juga: Warga Non-muslim Langganan War Takjil di Benhil, Ikut Antre Demi Jajanan Langka
Baca juga: FOTO Keseruan War Takjil Benhil, Jam 2 Siang Sudah Diserbu: Jelang Magrib Ludes!
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/KEMPESI-PARKIR-LIAR-Petugas-Dishub-mengempesi-motor-glodok.jpg)