Wawancara Eksklusif

Fathan Mahasiswa UI Asal Bengkulu Punya IPK Bagus, Sudah Menonjol Sejak SMA

Fathan Rizky Janathan mahasiswa Teknik Metalurgi dan Material UI buka suara terkait informasi yang menyebutnya kini tinggal di masjid.

Tayang: | Diperbarui:
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra/Elga Hikari Putra
MAHASISWA ASAL BENGKULU - Fathan Rizky Janathan (19), mahasiswa Fakultas Teknik UI saat ditemui di masjid dekat kosannya di sekitar UI, Kamis (26/2/2026). Ia merupakan mahasiswa Teknik Metalurgi dan Material Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). 

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Fathan Rizky Janathan mahasiswa Teknik Metalurgi dan Material Universitas Indonesia (UI). Di sela aktivitasnya di kampus, Fathan tetap meluangkan waktu di masjid, termasuk saat bulan Ramadan.

“Saya sering ke sini buat sholat atau ibadah,” ujar Fathan saat ditemui di Masjid Al Farouq, Depok, tak jauh dari kampus UI, Kamis (26/2/2026).

Putra asal Bengkulu Utara ini punya prestasi bagus. Ia masuk UI tanpa melalui tes tertulis alias melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Saat ini, Fathan memasuki semester II dalam menjalankan kuliahnya di UI. IPK-nya di semester pertama cukup membanggakan dan membuatnya berhasil mendapatkan beasiswa sampai tuntas dari salah satu perbankan.

Sejak di masa sekolah, Fathan memang tergolong anak yang berprestasi meskipun harus berhadapan dengan keterbatasan ekonomi.

"Belajar otodidak saja, paling belajar dari internet atau YouTube," kata Fathan.

Semasa duduk di bangku SMA, Fathan aktif mengikuti kompetisi, khususnya Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Informatika. Pada 2023, Fathan pertama kali mencoba peruntungannya di ajang tersebut.

“Waktu itu ikut Olimpiade Sains Nasional bidang Informatika, tapi belum menang,” ujarnya.

Tak menyerah, Fathan kembali mengikuti kompetisi yang sama pada 2024. Usahanya membuahkan hasil. Ia berhasil meraih juara satu di tingkat kabupaten.

“Alhamdulillah dapat juara satu tingkat kabupaten. Habis itu lanjut ke provinsi, tapi belum rezeki juga,” katanya.

Ia pernah mempertimbangkan Teknik Geologi di UGM atau FTTM ITB. Namun akhirnya ia memilih UI dan dinyatakan lolos.

Kini, ia perlahan beradaptasi sebagai mahasiswa perantau. Ia baru mengikuti satu organisasi kampus karena masih dalam tahap penyesuaian.

"Tapi untuk tingkat kedua mungkin ini lebih pengen dibanyakin lagi organisasi," kata dia.

Soal cita-cita besarnya, keinginan besar Fathan adalah membahagiakan ibunya.

Baginya, sang ibunya adalah idola sekaligus inspirasi terbesar.

“Perempuan bisa sekuat itu. Kadang saya ngerasa saya sendiri belum tentu bisa sekuat mama,” katanya.

Di sela aktivitas kuliah, Fathan banyak menghabiskan waktunya di masjid untuk beribadah sekaligus melepas lelah.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved