Amerika dan Israel Serang Iran

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Dimana Nasib Wagub Rano yang Lagi Umrah?

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dipastikan pulang sesuai jadwal meski ada konflik global Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Tayang: | Diperbarui:
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra/Elga Hikari Putra
PULANG SESUAI JADWAL - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, foto diambil saat meninjau kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Konflik global Amerika Serikat-Israel dan Iran memicu gangguan besar pada penerbagan internasional, beberapa rute dari dan menuju Timur Tengah pun dibatalkan.

Meski demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang saat ini tengah menjalani ibadah umrah sejak 23 Februari lalu tetap dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada Selasa (3/3/2026) besok.

Dipastikan Pulang Sesuai Jadwal

Kepastian ini disampaikan Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Kesejahteraan Rakyat Beno yang menyebut hingga saat ini tak ada perubahan jadwal.

“Insya Allah tetap sesuai jadwal. Rencana pulang besok,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, rombongan menggunakan penerbangan langsung tanpa transit sehingga tidak terdampak pembatalan yang banyak terjadi di sejumlah bandara hub Timur Tengah.

“Masih dinamis. Sejauh ini yang dicancel pesawat-pesawat yang transit. Alhamdulillahnya pesawat kami langsung tidak transit. Bismillah,” tutur Beno.

Banyak Jemaah Tertahan di Bandara Transit

Diketahui, konflik di Timur Tengah menyebabkan penutupan wilayah udara di sejumlah negara kawasan tersebut. 

Dampaknya, banyak penerbangan internasional terganggu.

Dikutip dari Kompas.com, sejumlah jemaah dilaporkan tertahan di bandara transit seperti Doha, Dubai, dan Bahrain. 

Maskapai-maskapai besar pun langsung mengambil langkah cepat dengan membatalkan, menangguhkan, hingga mengalihkan penerbangan.

Dilansir dari Islamic Information, maskapai utama di kawasan Teluk mengumumkan gangguan signifikan. 

Emirates melaporkan sejumlah penerbangan terganggu akibat penutupan wilayah udara Uni Emirat Arab dan meminta penumpang memeriksa status penerbangan karena pembatalan telah terjadi.

Etihad Airways menyatakan “sejumlah penerbangan telah dibatalkan dan lainnya mengalami penundaan.”

Sementara itu, Flydubai melaporkan penerbangan “dialihkan, kembali ke parkir, atau dibatalkan” setelah pembatasan wilayah udara diberlakukan di Dubai.

Adapun Qatar Airways menangguhkan sementara operasional akibat penutupan pergerakan lalu lintas udara di Doha yang selama ini menjadi pusat transit utama jemaah dari Asia, Eropa, dan Afrika.

Berita terkait

 

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved