Bahas Pra RKPD, Komisi B DPRD DKI Tekankan Optimalisasi Aset dan Keuangan Daerah

Komisi B DPRD DKI Jakarta membahas sejumlah isu strategis dalam rapat Pra-RKPD 2027

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Rr Dewi Kartika H
Tribun Jakarta/Yusuf Bachtiar/Yusuf Bachtiar
OPTIMALISASI ASET DAN KEUANGAN - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh meminta, SKPD mengoptimalkan aset dan keuangan daerah dalam menyusun RKPD 2027. Kamis (5/3/2026). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta membahas sejumlah isu strategis dalam rapat Pra Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Pra-RKPD) 2027, mulai dari pengelolaan aset daerah hingga kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mengatakan, rapat Pra-RKPD merupakan tahapan awal dalam penyusunan rencana kegiatan dan penganggaran pemerintah daerah untuk tahun 2027.

Menurut dia, dalam forum tersebut Komisi B memberikan sejumlah masukan kepada jajaran eksekutif terkait berbagai tantangan yang berpotensi dihadapi ke depan.

“Ini menjadi awal bagi kita dalam merencanakan kegiatan yang nantinya akan disusun dalam RKA 2027, sejalan dengan RKPD yang disampaikan oleh rekan-rekan dari pihak eksekutif,” ujar Nova, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, salah satu perhatian Komisi B adalah potensi dampak dinamika geopolitik global terhadap kondisi perekonomian, yang pada akhirnya bisa berpengaruh terhadap pendapatan daerah.

Selain itu, Komisi B juga menekankan pentingnya pengelolaan aset serta keuangan daerah yang harus dilakukan secara optimal, transparan, dan akuntabel.

Dalam rapat tersebut, Komisi B turut menyinggung insiden yang sempat terjadi pada layanan PT Transportasi Jakarta. Nova menilai, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen agar tidak kembali terulang.

“Kami sudah sering mengingatkan. Insiden ini harus menjadi cambuk bagi Transjakarta agar ke depan tidak terjadi lagi hal serupa,” tegasnya.

Nova menekankan bahwa faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama, mengingat layanan Transjakarta setiap hari digunakan sekitar 1,3 juta penumpang.

Ia juga menyoroti keberadaan command center Transjakarta yang diharapkan mampu mendukung pengawasan operasional secara maksimal. 

Namun menurutnya, efektivitas sistem tersebut masih perlu dipastikan, termasuk kapan dapat beroperasi secara optimal.

“Transjakarta sudah memiliki command center, tetapi kapan bisa berjalan 100 persen, ini juga menjadi catatan khusus bagi kami,” ucapnya.

Nova menambahkan, berbagai catatan dari rapat Pra-RKPD tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat kerja lanjutan. Komisi B berencana melakukan pendalaman terhadap kinerja masing-masing BUMD.

“Nanti akan kita tindak lanjuti dalam rapat kerja dengan masing-masing BUMD, karena saat ini masih dalam tahap pra RKPD,” pungkasnya.

Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved